Minggu, 22 Maret 2020 Mazmur 146:1-5 HIDUP YANG MEMULIAKAN TUHAN Katuoan umpakala’bi’ Puang Matua
Minggu, 22 Maret 2020 Mazmur 146:1-5
HIDUP YANG MEMULIAKAN TUHAN
Katuoan umpakala’bi’ Puang Matua
Seorang tokoh kebangkitan Amerika Serikat, Presiden ke-16 AS, Abraham Lincoln pernah berkata: “tak pernah sekalipun saya berusaha untuk dikenang dunia, hidupku ini kubaktikan pada peristiwa di sekitar, bagi generasi dan jamanku, semata-mata agar diriku terjalin sesuatu yang penting bagi sesamaku”.
Tidak ada kekuatan abadi yang dimiliki oleh umat manusia di dunia. Kekuatan manusia tidak akan mampu menandingi kekuatan Allah (ay.3-4). Tidak ada manusia yang abadi, tidak ada superman yang nyata di dunia ini. Oleh karena itu, pemazmur menekankan hidup yang memuliakan Allah (ay.2). Nyanyian pemazmur ini hendak mengingatkan bahwa hidup manusia tidak untuk diperlawankan dengan Allah, tetapi untuk memuliakan Tuhan. Jangan membuang waktu untuk hal yang tidak berguna, tetapi ciptakanlah kehidupan yang menghasilkan kebahagiaan (ay.5). Kebahagiaan bukan sekedar merasakan kesenangan dan kenyamanan, melainkan mendapatkan berkat Allah.
Abraham Lincoln menyadari betul bahwa hidupnya dapat memberi kebahagiaan bagi banyak orang. Kebahagiaan yang diperoleh dengan membangun hubungan yang positif dengan Allah, mensyukuri momen-momen kehidupan yang dianugerahkan Allah akan membuat kita teguh untuk menjalani kehidupan ini secara positif. Positif bagi sesama dengan menjadi pribadi yang menerima kekurangan diri sendiri dan orang lain, memanfaatkan potensi diri secara bijak bagi kepentingan banyak orang. Jika demikian, tidak ada waktu untuk mencari pujian dari orang lain, walaupun kita perlu memikirkan cara benar untuk mewujudkan keteladanan yang membawa semua orang memuliakan Tuhan. Selamat memuliakan Tuhan. Amin
Diposting tanggal 22 Mar 2020
