PERCAYALAH DAN SEMBAHLAH ALLAH YANG MENYELAMATKAN (Patonganni sia penombai tu Puang ma’pasalama’)

Bahan Penelaahan Alkitab 20-25 Maret 2017

PERCAYALAH DAN SEMBAHLAH ALLAH

YANG MENYELAMATKAN

(Patonganni sia penombai tu Puang ma’pasalama’)

Roma 5:1-11

 

Tujuan     :

1.  Jemaat memahami dan menghayati bahwa Allah itu berkuasa atas segala sesuatu

2.  Jemaat memahami dan menghayati bahwa Allah menyatakan penyelamatan-Nya melalui Yesus Kristus

3.  Jemaat tidak meragukan kuasa-Nya dan senantiasa beribadah kepada-Nya.

 

Pembimbing

Pengakuan Gereja Toraja Bab III ayat 6 dan 7 mengatakan bahwa dosa adalah pemutusan hubungan yang benar dengan Allah serta pemberontakan terhadap Allah dalam hidup sehari-hari. Pemutusan hubungan yang benar dengan Allah mengakibatkan umat manusia tidak lagi sanggup hidup dalam kebenaran dan kesucian serta ketaatan terhadap hukum Allah, dalam hubungan dengan sesama manusia, dan alam semesta. Sehingga, manusia berada di bawah hukuman murka Allah.

Dengan pengakuan ini, Gereja Toraja menyatakan bahwa dengan terputusnya hubungan manusia dengan Allah karena dosa, maka dari pihak manusia tidak ada yang dapat dilakukannya yang dapat memperbaiki hubungan itu kembali. Oleh karena itu, tidak ada lagi yang dapat diandalkannya untuk dipertimbangkan oleh Allah yang akan dijadikan sebagai dasar untuk membenarkannya. Di bawah kuasa dosa manusia sungguh-sungguh tak berdaya di hadapan Tuhan. Rasul Paulus menyadari ketidakberdayaan manusia sehingga menyampaikan pengajaran yang berbeda dengan yang diajarkan oleh agama-agama pada zamannya yang umumnya mengajarkan bahwa ketaatan kepada hukum Allah akan membebaskan manusia dari hukuman Allah. Dalam pembacaan kita tadi, jelas ajaran yang disampaikan Paulus bahwa seseorang dibenarkan bukan karena ketaatannya kepada Hukum Taurat, bukan karena kebaikannya tetapi oleh karena kasih karunia Allah di dalam Yesus Kristus. Bagi Paulus, di dalam kasih karunia itulah, kita bermegah dalam pengharapan. Sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus, Paulus menyadari bahwa resiko selalu ada, tetapi mampu untuk bertahan dalam menghadapi tantangan-tantangan karena pengharapan di dalam Kristus tidak mengecewakan. Melalui kematian-Nya Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita sehingga kita dibenarkan dan diselamatkan dari murka Allah. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa di luar Kristus kita tidak dapat bermegah. Oleh karena itu, mestinya kita hanya percaya dan menyembah kepada Allah yang menyelamatkan.

 

Pertanyaan untuk diskusi
  1. Perhatikan Roma 5:1, Jika manusia dibenarkan hanya karena iman, berarti manusia tidak dapat mengusahakan sendiri untuk membenarkan dirinya. Diskusikanlah mengapa banyak orang merasa mampu menyelamatkan dirinya sendiri. (pemarangai sia basai sule tu Roma 5:1. Ianna dikua kumua iatu tolino dibilang malolo diona kapatonganan, battuananna tangpa’bela tu tolino laumposara’ kalena la untonganan kalena. Sipa’kadai matumbai tu tau nasangai kumua ma’din la umpasalama’ kalena!)
  2. Jika kita perhatikan ajaran agama-agama mengenai keselamatan, umumnya mengajarkan bahwa keselamatan bisa dicapai melalui usaha manusia sendiri, kecuali dalam kekristenan kita diajar bahwa keselamatan adalah karya Allah bagi menusia yang berdosa. Manusia yang berdosa tidak mungkin mengupayakan sendiri keselamatannya. Menurut bapak-ibu, mana yang lebih terjamin keselamatan yang diusahakan manusia atau keselamatan sebagai karya Allah yang dianugerahkan kepada manusia? (Ianta pemarangai tu pangadaran diona kasalamaran tu napangadaran buda kapekalukan kumua iatu kasalamaran ma’din naposara’ kalena tolino, saliananna kasaranian tu unnadai’ki’ kumua iatu kasalamaran pa’kamaseanNa mannari Puang Matua lako kita to madosa. Tasipa’kadai umbanna tongan tu mandu mapato pa’posara’naraka tolino ba’tu iaraka tu pa’posara’Na Puang tu Nakamaseanki’ ) [1]
 

[1] Bacaan :Matthew Hendry Commentary,Pemahaman Alkitab seiap hari : Injil Yohanes dan Roma,Tafsiran Surat Roma,Tafsiran Masa Kini, Tafsiran Mazmur Hidup Bersama Firman


Diposting tanggal 28 Feb 2017

Daftar Artikel

Daud adalah pribadi yang dekat dengan Tuhan, juga pernah mengalami situasi demikian. Daud merasa tid.....

Selengkapnya ..

Dalam teks bacaan kita saat ini, sangkakala yang ketujuh yang dilihat oleh Yohanes mengarahkan kita .....

Selengkapnya ..

Sama halnya dalam menjalani kehidupan ini, dimana terkadang kualitas hidup seseorang kerap kali diuk.....

Selengkapnya ..

Mazmur ini berisi nyanyian syukur Daud, saat pentahbisan bait suci (ay.1). Sebuah kesaksian dari Da.....

Selengkapnya ..

Bangsa Israel berada dalam pembuangan di Babel karena pemberontakan mereka. Dalam keadaan seperti it.....

Selengkapnya ..

Nubuatan tentang pelepasan bagi bangsa itu merupakan sebuah pengharapan yang datang bagi umat piliha.....

Selengkapnya ..

Mazmur 146:6-10 merupakan bentuk pengakuan pemazmur terhadap kemahakuasaan Allah. Disini Pemazmur me.....

Selengkapnya ..

Tidak ada kekuatan abadi yang dimiliki oleh umat manusia di dunia. Kekuatan manusia tidak akan mampu.....

Selengkapnya ..

Yehezkiel 37:1-14 merupakan nubuat Yehehezkiel ketika ia berada dalam pembuangan bersama umat Israel.....

Selengkapnya ..

Gereja Toraja lahir dan tumbuh dalam zaman yang membara namun penuh harapan. Ia lahir pasca reruntuh.....

Selengkapnya ..

Melalui nabi Yeremia, Allah mengenang bagaimana Israel mengasihi Tuhan ketika ia masih muda dan kese.....

Selengkapnya ..

Peristiwa Yakub merebut hak kesulungan Esau, membuat ibu Yakub menyuruhnya untuk pergi menghindar da.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...