HANYA KARENA PERCAYA KEPADA ALLAH ( Belanna Kama’patonganan Lako Puang Matua )
Bahan Penelaahan Alkitab 13–18 Maret 2017
HANYA KARENA PERCAYA KEPADA ALLAH
( Belanna Kama’patonganan Lako Puang Matua )
Yohanes 3:1–17
Tujuan: Lihat Tujuan Tema minggu 12 Maret 2017
Pembimbing
Percakapan Nikodemus dan Yesus sungguh menarik untuk disimak. Betapa tidak, Nikodemus adalah seorang pemimpin agama mungkin usianya lebih tua dari Yesus, namun datang kepada Yesus bertanya tentang keselamatan. Sebagai seorang pemimpin agama, tentu ia sudah mengajarkan tentang keselamatan menurut keyakinannya selaku penganut agama Yahudi dari golongan Farisi.
Sebagai orang Farisi, Nikodemus sadar dan memahami bahwa mereka sangat menekankan ketaatan kepada hukum Taurat. Karena mereka sangat menekankan ketaatan kepada hukum membuat mereka jatuh pada pemenuhan hukum secara harafiah (formalisme kosong). Keselamatan juga kemungkinan dipahami sebagai hasil ketaatan kepada hukum Allah.
Nikodemus mendatangi Yesus dan mempertanyakan tentang keselamatan. Ia sudah mendengar bahwa Yesus telah mengadakan tanda-tanda mujizat yang ia yakini karena perkenan Allah. Oleh karena itu Nikodemus mengakui Yesus sebagai guru yang diutus Allah. Nikodemus ingin mendengar dan mengetahui ajaran Yesus tentang keselamatan yang berbeda dengan yang diajarkan oleh orang Farisi.
Dalam percakapan itu, Yesus mengemukakan bahwa sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. Pernyataan Yesus ini sulit dipahami oleh Nikodemus. Ia memahami secara hurufiah ungkapan Yesus tentang dilahirkan kembali, sehingga ia bertanya bagaimana mungkin seorang dilahirkan kembali kalau ia sudah tua.
Yesus juga mengemukakan dalam percakapan itu bahwa karena kasih Allah begitu besar sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Jadi hanya dengan percaya kepada Anak-Nya yang tunggal, Yesus Kristus kita beroleh hidup yang kekal dan terhindar dari kebinasaan.
Pertanyaan untuk diskusi
- Menurut bapak-ibu, mengapa ketaatan kepada hukum agama tidak menjamin keselamatan kecuali percaya kepada Yesus Kristus?
- Perhatikan ayat 16. Jika hanya dengan percaya kepada Anak-Nya yang tunggal, Yesus Kristus kita beroleh hidup kekal, apakah kita dapat mengatakan bahwa di luar Yesus kita tidak akan menemukan keselamatan? Percakapkanlah!
Diposting tanggal 28 Feb 2017
