YESUS ADALAH TERANG DUNIA (Puang Yesu Iamo Arrangna lino)
Bahan Penelaahan Alkitab 27 Maret – 1 April 2017
YESUS ADALAH TERANG DUNIA
(Puang Yesu Iamo Arrangna lino)
Yohanes 9:1-41
Tujuan: Lihat tujuan khotbah pada hari minggu 26 Maret 2017
Pemahaman Teks
Peristiwa Yesus menyembuhkan orang yang buta sejak lahir adalah tanda atau mujizat keenam yang dilakukan Yesus menurut catatan Injil Yohanes. Peristiwa ini hendak menjelaskan perikop sebelumnya yakni Yesus adalah terang dunia (Yoh.8:12-29). Makna simbolis dari peristiwa ini ialah bahwa untuk melihat kemuliaan Allah, maka mata hati dan atau mata iman manusia yang penuh dengan dosa harus disembuhkan (dicelikkan) terlebih dahulu. Bisa juga dimaknai sama dengan pertobatan yang menjadi pesan utama Yohanes Pembaptis dan Yesus dalam pelayanannya. Bahwa Yesus-lah yang menyembuhkan atau mencelikkan mata orang buta sejak lahir, itu berarti pula bahwa Yesus itulah terang yang akan menuntun manusia kembali kepada Allah (band. Yoh 14:6). Orang yang buta sejak lahir (penyakit bawaan) dipahami oleh orang Yahudi termasuk para murid Yesus sebagai kutukan terhadap orang yang banyak dosanya, bisa dosa pribadi tetapi bisa juga dosa orang tuanya (ay.2). Penderitaan selalu dikaitkan dengan dosa. Tuhan Yesus handak meluruskan pemahaman para murid yang selalu mengaitkan penyakit berat sebagai akibat dosa. Kadang-kadang penyakit disebabkan oleh dosa yang serius (Yoh.5:14) tetapi tidak selalu. Kadang-kadang penderitaan diizinkan Allah untuk menyatakan kemurahan, kasih dan kuasa Allah. Dalam banyak kasus, seringkali orang yang tidak bersalah mengalami penderitaan (Maz.73:1-14, atau penderitaan Ayub) sedangkan yang jahat justru tidak. Yesus tidak menyikapi pendapat para murid tentang siapa yang berdosa sehingga ia buta sejak lahirnya, tetapi Yesus menjawab…tetapi pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia (ay.3). Konsep ini hampir tidak pernah terpikirkan pada saat itu bahwa penderitaan dapat digunakan untuk menyatakan kemuliaan Allah.
Pesan terpenting dari peristiwa ini ialah bahwa salah satu maksud kehadiran Yesus adalah untuk menuntun orang yang berdosa kembali kepada Allah, menyembuhkan mata yang buta sehingga dapat melihat kemuliaan Allah (ay.39). Bukankah setelah orang buta itu melihat ia juga dapat melihat dengan iman bahwa Yesus adalah nabi (ay.17) yang berasal dari Allah (ay.33) serta mengimani jika Yesus adalah Tuhan (ay.38). Itulah bukti bahwa Yesus adalah terang yang akan menuntun orang kepada terang hidup yang sesungguhnya. Penting untuk diingat bahwa Pengakuan Iman Gereja Toraja Bab III di tuliskan “kita mengenal dosa dari Alkitab dan dari berbagai malapetaka, penyakit dan penderitaan sebagai akibatnya dan Roh Kuduslah yang menginsafkan kita akan dosa. Namun tidak dapat dikatakan bahwa setiap malapetaka, penyakit atau bentuk penderitaan lainnya adalah akibat langsung dari dosa tertentu”.
Pertanyaan Diskusi:
- Baca kembali ayat 2, lalu kaitkan dengan Pengakuan Gereja Toraja Bab III butir 8 seperti yang tertulis di atas. Diskusikanlah apakah pemahaman seperti murid Yesus (setiap penyakit, penderitaan adalah akibat dosa) masih ada dijumpai dalam kehidupan berjemaat saat ini? (jika masih ada sebutkanlah!). (Basai tu aya’ 2, Pasiumpu’i Pangakuan Gereja Toraja Bab III, lise’ 8, sipa’kadai umba susi pahangna passikolana Puang Yesu diona (saki, kamaparrisan, kumua iamo buanna dosa) denpa raka pahang susito lan kombongan totemo (ia ke denpi, umba susi tu pahang iato)
- Menurut saudara hal-hal apa saja yang masih memengaruhi kita sehingga kita tidak dapat melihat kemuliaan Allah (mis:meragukan pertolongan Tuhan) dalam kehidupan sehari-hari? (Situru’ pahangta, apa siara tu nenne’ untumangi anna tangkakitanan lako kaleta tu kamala’biranNa Puang Matua (susinna : tangmanappa’ diona pa’tunduanna Puang Matua) lan katuoanta keallo-keallo.
- Sehubungan dengan HUT Gereja Toraja ke 70 tahun, apa yang seharusnya dilakukan oleh setiap warga Gereja Toraja untuk mewujudkan kehadirannya sebagai terang dunia? (Siumpu’na taun kabendananna Gereja Toraja 70 mo taunna, apa tu sipatu napogau’ simisa’-misa’ taunNa Puang Matua lan kombongan Gereja Toraja anna payanan mendari arrang lako lino.(YP)
Diposting tanggal 28 Feb 2017
