Kamis, 31 Oktober 2019 2 Korintus 1:3-11 DIHIBUR UNTUK MENGHIBUR (Dipakatana dikua anna ma’pakatana)
Kamis, 31 Oktober 2019 2 Korintus 1:3-11
DIHIBUR UNTUK MENGHIBUR
(Dipakatana dikua anna ma’pakatana)
Dalam bacaan kita hari ini kata menghibur baik sebagai kata kerja maupun sebagai kata benda, muncul sebanyak sembilan kali. Di dalam bahasa Yunani kata menghibur dipahami bukan hanya sekadar menunjukkan rasa simpati, tetapi memberi dorongan yang menguatkan. Menghadapi kedukaan dalam konteks Toraja, kita sering mendengar orang berkata, batta’ komi. Kira-kira ucapan ini dekat dengan kata menghibur yang dimaksudkan oleh Paulus.
Paulus memberi penghiburan kepada Jemaat di Korintus yang sedang dianiaya secara fisik oleh karena mengikut Kristus. Paulus memakai pengalamannya sendiri untuk memberikan penguatan itu. Karena ia sudah terlebih dahulu mengalami penderitaan itu, dan ternyata sanggup melewatinya karena penghiburan dari Tuhan, maka Paulus kini bisa memberikan penghiburan kepada mereka.
Dalam hidup sehari-hari, sering kita melihat ke belakang, ke hari-hari di mana kita merasa sangat menderita, dan rasanya tidak mungkin melewatinya, namun ternyata terlewati juga. Lalu kita mulai bertanya-tanya, kenapa kita bisa melaluinya. Ternyata, kita mampu melaluinya karena Tuhan memberikan penghiburan kepada kita, yang membuat kita merasa kuat (batta’). Kini, seperti Paulus, tugas kita adalah menghiburkan, menguatkan sesama yang mungkin sedang terpuruk, menderita, putus asa, dan hilang arah. Karena kita sudah pernah mengalami hal-hal tersebut, maka sekarang, kita memiliki rasa empati, dan tahu bagaimana caranya harus menghiburkan sesama kita. Karena kita sudah dihibur Tuhan dalam masa-masa sulit, saatnya kita menggunakan pengalaman itu untuk berbela rasa, dan memberi dorongan yang dapat menguatkan (umpabatta’) sesama. Amin
Diposting tanggal 21 Oct 2019
