Selasa, 5 Juni 2018 Kisah Para Rasul 15:1-5 “BAPTISAN TANDA ROHANI”
Selasa, 5 Juni 2018 Kisah Para Rasul 15:1-5
“BAPTISAN TANDA ROHANI”
Umat Tuhan dalam kehidupan Perjanjian Lama sangat menekankan bahwa “sunat lahiriah” merupakan “tanda perjanjian dan pemilihan Allah” yang dilekatkan kepada setiap orang, “Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat” (Kej. 17:10). Selain itu, “sunat lahiriah” pun menjadi “tanda kebangsaan”, “Namun hanya dengan syarat ini ... sehingga kita menjadi satu bangsa, yaitu setiap laki-laki di antara kita harus disunat seperti mereka bersunat” (Kej. 34:22). Apa kaitan ”sunat lahiriah” dengan bacaan kita hari ini?
Paulus dan Barnabas sangat menentang orang-orang yang datang dari Yudea ke Antiokhia yang mengajarkan bahwa “sunat lahiriah” merupakan tanda keselamatan (ayat 1-2). Pertentangan tersebut semakin “menajam”, sehingga dibawa ke Yerusalem untuk dibicarakan (ayat 3-5). Di Yerusalem Rasul Petrus memberikan ketegasan bahwa keselamatan itu hanya bersumber dari kasih karunia Allah dan berlaku bagi semua orang yang percaya kepada-Nya, “Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga” (Kis. 15:11). Karena itu, “sunat lahiriah” bukanlah keutamaan untuk mendapatkan keselamatan dalam Yesus Kristus, melainkan iman percaya yang tertuju kepada-Nya, sebagaimana yang diungkapkan oleh Tuhan Yesus, “Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal” (Yoh. 6:47).
Kita adalah orang yang percaya kepada Yesus Kristus yang telah diteguhkan dalam baptisan untuk menikmati kehidupan kekal dari-Nya, “Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus” (Gal. 3:26-27). Amin
Diposting tanggal 02 Jun 2018
