Minggu, 3 Juni 2018 1 Samuel 2:11-17 TENGGELAM DI BAWAH DOSA
Minggu, 3 Juni 2018 1 Samuel 2:11-17
TENGGELAM DI BAWAH DOSA
Dosa merupakan bentuk pelanggaran terhadap hukum Tuhan. Setiap orang yang tidak mematuhi atauran-aturan atau ketetapan Tuhan, maka ia akan berdosa. Dosa (Ibrani: “Khatta’t”; Yunani: “hamartia”, “hamartema”, “parabasis”) adalah bentuk dari sikap manusia yang melakukan: kegagalan, kekeliruan atau kesalahan, pelanggaran, tidak menaati hukum, kelaliman atau ketidakadilan. Semua pola hidup manusia yang bertentangan dengan kehendak Tuhan adalah dosa.
Bacaan hari ini mengungkapkan kehidupan “anak-anak lelaki imam Eli” yang tidak lagi mengindahkan ketetapan atau perintah Tuhan, “Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan TUHAN” (ayat 12). Ketika “orang umat Tuhan” mempersembahkan korban kepada Tuhan, “anak-anak lelaki imam Eli” melakukan perampasan, kekerasan dan bahkan mengambil secara paksa persembahan tersebut (ayat 13-16). Nama dari kedua anak lelaki imam Eli adalah Hofni dan Pinehas yang menjadi imam TUHAN di Silo pada waktu itu (1 Samuel 1:3). Kedua anak lelaki imam Eli semakin tenggelam dalam dosa dan memandang rendah persembahan korban untuk TUHAN, “Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di hadapan TUHAN, sebab mereka memandang rendah korban untuk TUHAN” (ayat 17). “Kedursilaan” dan “Ketidaktaatan” Hofni dan Pinehas membuat Tuhan murka dan keduanya dinubuatkan akan mati, “Inilah yang akan menjadi tanda bagimu, ... Hofni dan Pinehas: pada hari yang sama keduanya mati” (1 Sam. 2:34).
“Tenggelam di bawah Dosa” adalah kematian bagi setiap anak Tuhan. Karena itu, kita sebagai anak-anak yang telah ditebus melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib, marilah kita menjauhkan diri dari segala dosa, “Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan” (Kis. 3:19). Amin
Diposting tanggal 25 May 2018
