Senin, 28 Mei 2018 Mazmur 20:1-10 BENTENG BATU PONG TIKU
Senin, 28 Mei 2018 Mazmur 20:1-10
BENTENG BATU PONG TIKU
Benteng ini terletak di Kampung Baruppu’ Toraja Utara. Benteng ini dicatat sebagai benteng yang susah ditaklukkan oleh Pasukan Belanda. Membutuhkan waktu berbulan-bulan dengan pengepungan yang masif untuk bisa menaklukkan benteng yang melegenda ini? Mengapa? Salah satu alasannya, karena benteng ini adalah benteng batu yang berdiri menjulang dengan ketinggian 250 m di sebelah Timur, Utara dan Selatan. Hanya ada satu jalan masuk. Keadaan demikian membuat benteng ini sangat kokoh dan susah ditaklukkan oleh Belanda.
Raja Israel juga membutuhkan perlindungan yang kokoh. Mereka mengharapkannya bukan dari jumlah pasukan yang banyak tetapi dari Tuhan yang menjadi pokok kekuatan dan kemenangan mereka, harapan mereka tertuju kepada Allah yang digambarkan sebagai benteng yang kuat (ayat 2). Bantuan bala sorga yang menyokong raja ialah dari Allah di Sion (ayat 3), raja hidup bergantung pada TUHAN dengan korban persembahannya (ayat 4) sebagai tanda ketergantungan pada penyertaan-Nya. Allah berkuasa menyatakan apa yang raja mohon termasuk kemenangan dalam peperangan, kesejahteraan dan kedamaian di negeri Israel (ayat 5). Dengan kemenangan yang TUHAN berikan, segala bangsa bersorak-sorak memuliakan TUHAN yang sudah memberikan kemenangan.
Pong Tiku dan para pejuang waktu itu mencari tempat yang aman di Benteng Batu yang kuat dan kokoh dan terbukti bisa menjadi tempat perlindungan. Manusia memang membutuhkan tempat kokoh yang aman. Bangsa Israel bersama Raja Daud mengandalkan penyertaan dan kuasa TUHAN sehingga memperoleh kemenangan dan kedamaian. Demikian juga dengan kita. Tempat perlindungan kita ialah Tuhan. Ia benteng kokoh dan tempat perlindungan yang aman turun temurun.
Diposting tanggal 24 May 2018
