Sabtu, 2 November 2019 Habakuk 2:6-11 BERBENAH JIKA TAK MAU DI HUKUM (Ia ke manokakomi diukung, sassanni tu kalemi)
Sabtu, 2 November 2019 Habakuk 2:6-11
BERBENAH JIKA TAK MAU DI HUKUM
(Ia ke manokakomi diukung, sassanni tu kalemi)
Kita sering mendengar ucapan kalimat bahwa setiap tindakan jahat atau baik akan mendapatkan ganjaran setimpal. Hal ini hendak menjelaskan bahwa ujung dari segala bentuk perbuatan kita adalah hasil dari sikap awal yang kita lakukan.
Habakuk menggambarkan bagaimana Tuhan menegaskan kepada Habakuk bahwa penglihatan itu pasti akan terjadi (Hab 2:3). Karena itu dalam pasal 2:6-20, Tuhan menegaskan bahwa Ia tidak akan bermain-main dengan tingkah laku dosa yang dinyatakan dengan kalimat "celakalah” . Dalam keadaan seperti ini Habakuk merasa tidak melakukan kesalahan. Karenanya Dia berdoa kepada Tuhan. Nabi habakuk menyampaikan ucapan celaka akibat keserakahan bangsa Kasdim yang telah merampas habis apa yang menjadi milik bangsa Yehuda. Mereka sama sekali tidak peduli bahkan tidak menghormati Allah orang Yehuda bahkan telah menghinanya. Nabi Habakuk akhirnya menyampaikan bahwa Tuhan akan memberikan hukuman yang setimpal yakni penghukuman yang akan segera dinyatakan. Dengan demikian, Tuhan yang adil akan membalaskan setiap kejahatan setimpal. Kejahatan yang Yehuda telah lakukan dihukum Tuhan melalui pasukan Kasdim yang menindas mereka, sedangkan bangsa Kasdim akan mendapatkan balasan karena kejahatan mereka terhadap Yehuda dan bangsa-bangsa lain.
Hidup kita tidak lepas dari berbagai tindakan-tindakan yang mungkin selama ini telah menganggap diri lebih dari yang lain. Akibatnya kita melupakan Tuhan sehingga kita bebas berbuat apa saja. Karena itu segeralah berbenah sebelum Tuhan menghukum kita, sebab Tuhan terus menyiapkan pengampunan. Amin
Diposting tanggal 31 Oct 2019
