Minggu, 10 Mei 2020 Mazmur 102:1-12 TETAPLAH BERDOA Tontongkomi Massambayang
Minggu, 10 Mei 2020 Mazmur 102:1-12
TETAPLAH BERDOA
Tontongkomi Massambayang
“Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan”…betapa kesalnya kita saat dalam situasi sangat genting jika orang yang kita telepon enggan mengangkat panggilan ketika dihubungi. Tanpa sadar kata-kata kasar dan menggerutu biasanya keluar dari mulut kita.
Begitulah kira-kira yang dialami pemazmur. Ia ingin Tuhan segera menjawab doanya (ay.3), namun sepertinya Tuhan tidak mendengar bahkan sepertinya dengan sengaja menyembunyikan wajah-Nya. Dapat dibayangkan betapa kesalnya pemazmur waktu itu. Kalimatnya terkesan mulai memaksa Tuhan “dengarlah doaku”sendengkan telingaMu kepadaku segeralah menjawab aku” (ay.2-3). Juga mulai mencurigai Tuhan bahwa karena kemarahanNyalah pemazmur seakan diangkat dan kemudian dilemparkan (ay.11). Keputusasaannya juga mulai terbaca, ia menggambarkan dirinya seperti asap (ay.4), tulang-tulangnya membara seperti perapian, hatinya layu seperti rumput, dirinya seperti burung undan di padang gurun dan burung ponggok di reruntuhan (ay.7), tidak bisa tidur dan seperti buruh terpencil di atas sotoh (ay. 8). Tidak hanya itu, penderitaannya ditambah lagi oleh musuh-musuhnya yang mencelanya sepanjang hari.
Dalam hidup ini kitapun sering mengalami peristiwa yang sama seperti pemazmur. Karena itu mari belajar untuk tenang menanti jawaban doa dari-Nya. Belajar untuk tidak terlalu cepat mencurigai Tuhan sebagai penyebab masalah kita dan merasa tidak diperhatikan oleh Tuhan. Ingatlah janji Yesus dalam Markus 11:24 “karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu”. Tetaplah berdoa. Amin
Diposting tanggal 06 May 2020
