Iman Yang Tak Bercabang (Yakobus 1:2-8)
Bila anda seorang usahawan, tentu akan sangat senang bila usaha anda memiliki banyak cabang. Tetapi bagaimana kalau hati, pikiran dan iman yang bercabang?
Yakobus mengungkapkan bahwa orang yang mendua hati tidak akan menuai ketenangan melainkan mereka tidak akan memperoleh apa-apa dalam hidupnya! Orang yang mendua atau bercabang hati dan pikiran adalah pribadi yang mudah tergelincir ketika badai kesukaran dan pergumulan menerpa. Orang yang memiliki iman yang bercabang, adalah pribadi yang plin-plan, senantiasa bergumul dengan kebimbangan dan tidak punya pegangan yang jelas. Dan orang yang seperti ini masuk dalam kategori "Karena engkau tidak panas atau dingin maka engkau akan dimuntahkan".
Iman yang tidak bercabang, berarti iman yang berbuahkan ketetapan hati, tidak kesana-kemari tanpa arah. Iman yang tidak bercabang berarti iman yang fokus pada satu arah dan tujuan yakni Kristus. Iman yang tak bercabang berarti iman yang konsisten (tetap dan stabil). Iman yang tak bercabang adalah iman yang menolong orang lain menemukan jalan yang benar dan mengambil keputusan yang benar pula.
Nah, bagaimana dengan anda? Adakah iman anda sedang dalam persimpangan? Atau sama sekali tidak jelas? Inilah saat untuk memutuskannya! Karena itu kata Yakobus : "Mintalah hikmat kepada Allah dengan hati yang tulus dengan motif yang benar dan kamu akan memperoleh iman yang utuh dan yang sempurna dan anda akan menikmati hidup walaupun dipenuhi pergumulan". AMIN.
Diposting tanggal 03 Oct 2016
