Anda Orang Saleh (Matius 19:16-26)

Kesalehan adalah sikap yang sangat berarti bagi kehidupan. Kesalehan seseorang terletak pada tindakannya yang benar dan konsisten. Hidup kita indah ketika kita melakukan sesuatu yang bermakna untuk membangun kehidupan seperti yang diucapkan oleh Baroness de Hueck, Sebuah lonceng bukanlah lonceng hingga engkau membunyikanya ..., Lagu bukanlah lagu hingga engkau menyanyikannya ...!
Seorang pemuda kaya yang merasa saleh dan merasa telah menuruti semua aturan agama sejak kecil. Namun bagaimana reaksi Yesus menaggapi sikap pemuda tadi? Ternyata kesalehan saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan kerelaan untuk berbagi. Apa yang terjadi? Ternyata pemuda tadi pergi dengan sedih pada saat ia mendengar kata-kata Yesus untuk menjual hartanya dan membagikan kepada orang miskin. Artinya; bisa saja kita mengatakan saya saleh tetapi faktanya tidak sesuai perilaku hidup. Ketika diajak untuk berbagi sebagai buah dari kesalehan, banyak orang sedih kerena sayang pada hartanya.
Karena itu marilah kita mengasihi sesama, seperti lilin yang menyala memberi terang, sekalipun ia meleleh dan lenyap. Hidup orang percaya harusnya memberi dampak positif kepada lingkungannya. Ia membangun kehidupan dengan peduli pada sesamanya. Kesalehan hidup tidak akan tampak jika hanya ada dalam hati dan niat saja. Kesalehan baru berdampak jika berdampak pada perbuatan. Amin.
Diposting tanggal 28 Sep 2016
