Demonstrasi Damai Mahasiswa UKI Toraja

Demonstrasi Damai Mahasiswa UKI Toraja

 

Ratusan Mahasiswa UKI Toraja, hari ini 30 September 2016 mengadakan unjuk rasa di Kantor BPS Gereja Toraja. Gabungan Mahasiswa UKI Toraja tersebut menuntut agar Prof. DR. J. Salusu, M.A mundur dari jabatannya selaku Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Makale.

Tuntutan mahasiswa ini didasarkan pada dua alasan, yaitu :

Umur Prof. DR. J. Salusu, M.A yang dinilai oleh mahasiswa sudah tidak memungkinkan lagi untuk memimpin Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Makale, yang menuntut mobilitas tinggi.

Mahasiswa menilai adanya pelanggaran dalam mekanisme pengangkatan Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Makale.

Ratusan mahasiswa UKI Toraja yang mengadakan demonstrasi tersebut diterima langsung oleh Ketua BPS Gereja Toraja (Pdt. Musa Salusu, M.Th) dan beberapa pengurus BPS. Dalam penjelasannya beliau menyampaikan beberapa hal :

  1. Mekanisme pengangkatan Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Makale sudah melalui proses yang benar, yakni melalui Pembina yang adalah orang per orang dari Pengurus BPS.
  2. Badan Pekerja Sinode tidak pada posisi berwewenang untuk mengangkat Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Makale.
  3. Yang memiliki wewenang untuk memilih dan mengangkat pengurus Yayasan adalah Dewan Pembina yang merupakan perwakilan dari Gereja Toraja (BPS Gereja Toraja) sebagai owner dari Yayasan.

Menurut Pnt. Ir. Adrianus Parenden, MM selaku salah seorang Anggota Dewan Pembina, pengangkatan Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Makale sudah melalui hasil rapat Dewan Pembina, dan itu sudah merupakan keputusan yang sah. Sekalipun demikian, beliau mengatakan bahwa aspirasi dari mahasiswa akan mereka dengarkan.

Dalam penyampaiannya kepada Mahasiswa yang mengadakan unjuk rasa,  Pdt. Suleman Allolinggi, M.Th (selaku Sekretaris Umum BPS Gereja Toraja dan juga selaku Sekretaris Dewan Pembina), menyampaikan hasil komunikasi beliau (via telepon) kepada Prof. DR. dr. Daniel Sampepajung, Sp.B (Ketua Dewan Pembina), bahwa sebagai respon terhadap tuntutan mahasiwa, maka dewan pembina akan segera mengadakan rapat untuk membahas masalah tersebut pada hari Sabtu (besok), berhubung Ketua Dewan Pembina saat ini tidak berada di Toraja. Namun hal tersebut tidak direspon positif oleh Mahasiswa. Mahasiswa tetap menuntut untuk bertahan di halaman kantor BPS Gereja Toraja sampai BPS Gereja Toraja mengeluarkan pernyataan untuk mengganti Prof. J. Salusu, MA selaku Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Makale.

Pengurus BPS Gereja Toraja (Dewan Pembina) telah bergantian memberikan penjelasan, akan tetapi mahasiswa tetap berkeras pada tuntutannya.

Unjuk rasa berlangsung dalam pengawalan ketat dari aparat kepolisian (Polres Tana Toraja). Akhirnya unjuk rasa mahasiswa UKI Toraja berakhir pada pukul 15.00 WITA.

Untuk menyikapi tuntutan Mahasiswa, Dewan Pembina akan mengadakan Rapat pada hari Sabtu, 1 Oktober 2016.

Mohon dukungan Doa dari semua warga Gereja Toraja, agar dapat dicapai titik temu demi kemuliaan Tuhan.


Diposting tanggal 30 Sep 2016

Daftar Artikel

Demikianlah yang dirasakan oleh Nuh bahwa dari sekian manusia di bumi, dia dan keluarganya justru di.....

Selengkapnya ..

Tampil beda dihadapan orang lain akan membuat kita merasa tidak nyaman. Selain merasa diri sendiri a.....

Selengkapnya ..

Tuhan menyesal bukan karena Ia telah menciptakan manusia di dunia ini, tapi yang Ia sesali adalah ti.....

Selengkapnya ..

Yohanes 14:15-31 Arti hidup menjadi orang percaya kepada Kristus tidak hanya berhenti pada pengakuan.....

Selengkapnya ..

Surat I Petrus 2:1-10 menjelaskan identitas dari persekutuan orang-orang beriman yang tersebar di P.....

Selengkapnya ..

Pemazmur berkata berbahagialah orang yang berhikmat karena keuntungannya melebihi perak dan hasilnya.....

Selengkapnya ..

Penulis kitab Amsal hari ini, dengan jelas berbicara mengenai berkat. Amsal menekankan bahwa supaya .....

Selengkapnya ..

Susi tonna balukki siulu’na tu Yusuf inangla napobangke penaanna. Ia kenna la umpalan penaai .....

Selengkapnya ..

Begitulah kira-kira yang dialami pemazmur. Ia ingin Tuhan segera menjawab doanya (ay.3), namun seper.....

Selengkapnya ..

Teguran atau jawaban Yesus kepada orang-orang Yahudi juga merupakan pengajaran bagi kita. Tidak jara.....

Selengkapnya ..

Musa diberi karunia oleh Tuhan sebagai pemimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan menuju ke tanah.....

Selengkapnya ..

Dalam bacaan kita saat ini, Daud mengalami pergumulan yang begitu berat karena ia dikejar-kejar oleh.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...