Iman = Membuang Kenajisan (Imamat 14:33-40)
Sering terdengar ungkapan orang-orang yang merasa tidak beruntung dalam hidupnya : "semua kesialan haruslah dibuang! " Bagaimana caranya? Dengan memiliki cara pandang yang baru, cara hidup yang baru dan seterusnya. Lalu bagaimana dengan hal hidup beriman? Adakah kita merasa banyak kegagalan, dan kesusahan? Dan apakah hal-hal itu harus dibuang? Tidak! Realitas hidup itu harus dihadapi, harus dijalani dengan benar! Lalu apa yang mesti dibuang? Kenajisan! Segala yang menajiskan bagi iman kita!
Perintah Allah kepada Musa untuk masuk dalam tanah Kanaan ialah umat Israel harus mentahirkan diri dari segala bentuk kenajisannya. Ibarat bercak-bercak kusta yang muncul ditengah-tengah umat tidak boleh dibiarkan kian meluas menjangkiti banyak orang, sakit itu harus segera dicungkil, disingkirkan didalam pentahiran oleh para imam. Imam Israel mesti dengan cermat memperhatikan segala gejala yang timbul, menuntun umat untuk mentahirkan diri dan selalu memeriksa ulang untuk memastikan apakah seseorang itu sungguh-sungguh telah pulih, sembuh dan menjadi tahir!
Nah, bagaimana dengan Anda? Apakah yang dapat menajiskan diri Anda? Singkirkanlah semua hal yang yang menajiskan Anda dihadapan Allah Yang Mahakudus lalu rela hidup dalam tuntunan Allah. Itu berarti ketaatan pada Firman, Perintah dan ketetapan Allah telah membuat kita ditahirkan dalam pengorbanan Kristus diatas kayu salib! Karena itu ingatlah kata Yesus : "akupun tidak menghukum engkau, tetapi pulanglah dan jangan berbuat dosa lagi! ". Amin.
Diposting tanggal 06 Oct 2016
