Jumat, 8 Mei 2020 Keluaran 31:1-11 TUHANLAH SUMBER KEAHLIANKU Puang oto’na Kamaluteanmu
Jumat, 8 Mei 2020 Keluaran 31:1-11
TUHANLAH SUMBER KEAHLIANKU
Puang oto’na Kamaluteanmu
Karunia, bakat atau talenta diberikan oleh Tuhan kepada setiap manusia dan Tuhan memberikannya secara berbeda-beda bagi setiap orang. Ada karunia untuk bernubuat, ada karunia untuk melayani, ada karunia untuk mengajar, ada karunia untuk menasehati (Rm. 12:6-8)
Musa diberi karunia oleh Tuhan sebagai pemimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan menuju ke tanah perjanjian, tetapi ia tidak memiliki keahlian untuk membuat perkakas kemah suci. Karunia itu diberikan kepada Bezaleel dari suku Yehuda dan juga kepada Aholiab dari suku Dan. Allah memenuhi Bezaleel dengan Roh Allah sehingga ia dimampukan melakukan pekerjaan-pekerjaan sesuai dengan kehendak Allah. Bezaleel dikaruniai keahlian untuk merancang peralatan yang terbuat dari emas, perak dan tembaga, serta menata batu-batu permata dan mengukir kayu. Disamping Bezaleel, ada juga Aholiab dan pengrajin-pengrajin lainnya yang juga mendapatkan keahlian dari Allah. Aholiab dikaruniai keahlian untuk menenun kain ungu dan kain yang berwarna-warni, kain kirmizi dan lenan halus. Keahlian Bezaleel dan Aholiab dikuduskan oleh Allah dengan menaruh RohNya dalam hati mereka sehingga mereka mampu membuat kemah suci dan perabotannya sesuai kehendak Allah.
Kita semua punya karunia atau talenta yang berbeda-beda yang telah dianugerahkan oleh Tuhan kepada kita. Karena itu, pakailah setiap talenta itu untuk melayani Tuhan dengan baik dan benar dalam kehidupan kita di dunia ini. Roh Kudus-Nya selalu Ia anugerahkan bagi kita agar kita senantiasa dimampukan untuk melakukan karunia-karunia itu untuk kemuliaan-Nya.
Diposting tanggal 06 May 2020
