Senin, 4 Nopember 2019 Mamur 142:2-8 CURHAT (CURAHAN HATI) (Umpatu’tun issi penaa)
Senin, 4 Nopember 2019 Mamur 142:2-8
CURHAT (CURAHAN HATI)
(Umpatu’tun issi penaa)
Menghadapi masalah dalam hidup ini, tentu setiap orang membutuhkan tempat untuk mencurahkan isi hatinya. Dengan mencurahkan isi hati akan membuat beban jadi ringan. Namun tempat untuk mencurahkan isi hati hanyalah bagi orang yang dapat dipercaya.
Daud dalam pembacaan hari ini sedang mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan. Dia percaya bahwa hanya Tuhanlah yang dapat mendengarkan keluhannya dan melepaskannya dari pergumulan yang sedang melandanya (ay.3). Daud sungguh merasa begitu tidak berdaya, lemah lesu dan hilang semangat (ay.4). Ia memohon pertolongan Tuhan untuk membebaskannya dari dalam penjara dan mengembalikan kepercayaan dari para orang benar yang menjauhinya (ay.8). Daud percaya bahwa satu-satunya sumber pertolongan baginya hanyalah Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan yang mengenal hidupnya dan tidak ada yang tersembunyi di hadapan-Nya. Dalam imannya ia berseru kepada Tuhan bahwa Tuhanlah tempat perlindungannya sekalipun dalam keadaan yang tidak berdaya (ay.6-7).
Menghadapi berbagai masalah, pergumulan dan persoalan hidup ini setiap orang percaya dituntut untuk sungguh-sungguh berserah kepada Tuhan. Tuhan sumber hidup ini, Dia jugalah yang mengenal keberadaan setiap anak-anak-Nya. Karena itu berserulah kepada-Nya, curahkanlah isi hati di hadapan-Nya, sebab hanya Dialah yang sanggup memberi kelegaan dan membebaskan kehidupan kita dari belenggu kehidupan. Amin
Diposting tanggal 31 Oct 2019
