Senin, 28 Oktober 2019 Mazmur 87:1-7 MEMBANGGAKAN TANAH KELAHIRAN (Umposende lamunan lolo)
Senin, 28 Oktober 2019 Mazmur 87:1-7
MEMBANGGAKAN TANAH KELAHIRAN
(Umposende lamunan lolo)
Sion adalah sebuah bukit di bagian tenggara Yerusalem. Orang-orang yang berasal dari sana disebut para Puteri Sion. Dalam ayat 5 bacaan kita hari ini, Pemazmur yang adalah seorang keturunan Korah, sedang membangga-banggakan kota ini dan orang-orang yang lahir di sana. Dalam kata-katanya tersirat kebanggaan bahwa dari tempat inilah berasal orang-orang yang di banggakan. “...orang yang ini dan yang itu..,” Orang-orang yang di rujuk namun tidak di sebut namanya ini pastilah orang-orang yang di hormati dan berhasil, setidaknya dalam pandangan seorang Pemazmur. Tempat ini menjadi semakin agung dan dibangga-banggakan karena di sebutkan bahwa TUHAN mencintai tempat ini.
Ketika ada putera/puteri Toraja yang berprestasi di kancah nasional maupun internasional, kita sebagai sesama orang Toraja turut merasa bangga, walau kita sama sekali tidak ikut berkontribusi dalam keberhasilannya. Ada sesuatu yang mempertautkan kita sebagai sesama orang Toraja. Kebanggaan ini akan menjadi semakin kuat ketika prestasi-prestasi orang Toraja dikaitkan dengan hidup orang Toraja, yang dikenal memegang teguh imannya kepada Tuhan. Sebaliknya, kita tampak mengerutkan dahi ketika kita mendengar orang-orang Toraja yang memperlihatkan sikap sebaliknya, misalnya orang-orang Toraja yang terlibat dalam kasus kekerasan dan korupsi. Sebagai orang Toraja yang hidup baik di Tanah Toraja maupun dalam konteks kita sebagai perantau di tanah orang, tanggung jawab itu ada pada kita. Tanggung jawab untuk memelihara nama baik tempat kita atau leluhur kita berasal. Dengan membanggakan tanah kelahiran sekaligus kita membanggakan karya Tuhan atas hidup kita. Amin
Diposting tanggal 21 Oct 2019
