Selagi Dapat Ditemui

Kesempatan tidak pernah datang dua kali; Siapa menangkap kesempatan, ia mendapatkan keuntungan!” Demikian sering diungkapkan orang. Pesan yang mau disampaikan lewat ungkapan itu ialah bahwa kesempatan itu sesuatu yang mahal sehingga sayang kalau disia-siakan! Dalam perkara iman, ungkapan yang lazim di dunia bisnis ini, juga benar.
Seringkali kita tak kuasa menjalani hidup karena menyaksikan banyaknya kejahatan, kemunafikan dan dosa yang terjadi di sekitar kita. Seringkali kita bertanya, mengapa Tuhan membiarkan kejahatan di muka bumi? Mengapa ia tidak membinasakan orang-orang yang melakukannya? Mengapa orang-orang yang percaya kepadaNya dibiarkan hidup dalam penindasan orang lalim? Tidak mudah menjawab hal ini. Namun secara iman, kita dapat menjawab: karena Tuhan masih memberi kesempatan.
Tuhan jelas tidak akan membiarkan kejahatan itu berlangsung kekal. Itu bersifat sementara. Kalau demikian, mengapa untuk sementara hal itu masih dibiarkan? Supaya kesementaraan itu dimanfaatkan! Bagi orang percaya, kesementaraan itu adalah kesempatan itu untuk berkarya bagi Allah; Sementara menggiring orang lain untuk mengarahkan hidupnya kepada Allah. Bagi orang jahat, kesementaraan itu adalah kesempatan untuk memperbaiki diri; bukan untuk terus-menerus melakukan kejahatan.
Nah, kalau demikian selagi Allah memberi kesempatan, manfaatkanlah. Selagi Allah dapat ditemui, temuilah! Jangan biarkan Ia berlalu dan tidak dapat ditemui lagi. Sementara ini, Ia masih berkenan dihampiri. Mumpung masih ada waktu.
Doa: Tuhan, terima kasih Engkau masih berkenan dihampiri. Terima kasih untuk kesempatan yang masih Engkau beri untuk memperbaiki diri
Diposting tanggal 05 Apr 2016
