Rabu, 25 Maret 2020 Yesaya 60:15-22 BANGKIT UNTUK MENJADI TERANG (Malimbangun anna mendadi Arrang)
Rabu, 25 Maret 2020 Yesaya 60:15-22
BANGKIT UNTUK MENJADI TERANG
Malimbangun anna mendadi Arrang
Masa lalu yang pahit akan membuat seseorang menjadi trauma, sulit mempercayai sesuatu, bahkan tidak memiliki pengharapan. Seringkali masa lalu yang pahit menjadi penghalang untuk maju kedepan, sehingga tidak sedikit orang berusaha untuk mendapatkan penghiburan terhadap dirinya sendiri.
Bangsa Israel berada dalam pembuangan di Babel karena pemberontakan mereka. Dalam keadaan seperti itu nabi Yesaya menubuatkan akan datangnya pemulihan dari Allah untuk menunjukkan otoritasnya sebagai Allah yang besar dan berkuasa kepada bangsa Israel (ay.16). Dalam masa penindasan, Tuhan yang penuh Kasih membuka jalan bagi bangsa Israel untuk kembali ke Yehuda dan memulihkan bait Allah di Gunung Sion. Allah menjanjikan damai sejahtera (ay.17-22), yakni kehidupan baru yang bertolak belakang dengan kehidupan bangsa Israel ketika masih tertawan di Babel. Hidup mereka di Tanah perjanjian akan di limpahi sukacita, kebenaran, dan damai sejahtera. Selain itu pemulihan bagi bangsa Israel bukan hanya untuk diri mereka sendiri tetapi akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain.
Dalam keterpurukan masa lalu yang pahit bahkan dalam pergumulan yang kita alami sekarang, mungkin sulit bagi kita untuk bangkit maju, karena seringkali dihantui oleh masalah. Sekalipun demikian, Tuhan mau agar kita berpengharapan didalam Dia, sebagaimana Tuhan telah memulihkan bangsa Israel. Karena itu, marilah belajar untuk melihat setiap pergumulan yang kita alami sebagai cara Tuhan untuk membentuk diri kita semakin kuat menjalani kehidupan. Bangkitlah dan semangatlah dan jadilah terang bagi orang lain melalui pergumulan yang kita alami. Terpujilah Kristus sang Terang yang sesungguhnya. Amin
Diposting tanggal 24 Mar 2020
