Minggu, 8 September 2019 Mazmur 2:4-9 HORMATI PEMIMPINMU (Kasiri’i tu to umpanguluiko)
Minggu, 8 September 2019Mazmur 2:4-9
HORMATI PEMIMPINMU
(Kasiri’i tu to umpanguluiko)
Setelah di nyatakan kalah dalam pilkada DKI, Ahok mengatakan bahwa tidak ada seorangpun bisa menjabat tanpa seizin Tuhan. Pernyataan ini mengungkapkan salah satu sikap iman kita terkait pemimpin. Allah memilih pemimpin untuk menyatakan kehendak-Nya bagi umat. Dalam ketaatan, kita di minta mendukung pemimpin mewujudkan kehendak Allah.
Pemazmur mengungkapkan bagaimana Allah murka dengan orang-orang yang tidak sanggup menghargai pemimpin (ay.4-5). Bagi pemazmur Allah berdaulat memilih dan menetapkan pemimpin atas umat-Nya (ay.6). Ia menyebutnya sebagai anak untuk mengingatkan sang pemimpin supaya taat kepada-Nya layaknya seorang anak taat kepada bapanya (ay.7). Ia berjanji memperlengkapi pemimpin pilihan-Nya dan memberinya keberhasilan (ay.8-9).
Dari kesaksian pemazmur tampak jelas bahwa seorang pemimpin layak di hormati oleh orang-orang yang dipimpinnya. Akan tetapi ia juga harus menunjukkan ketaatan kepada Allah karena penghormatan itu diterimanya dalam ketaatan kepada Allah. Dalam hal inilah Alkitab meletakkan standar kepemimpinan itu dalam diri Yesus Kristus (bnd. Kis.13:33). Pemimpin kita adalah manusia biasa dan terbatas dalam banyak hal, namun padanya telah di beri kesempatan untuk memimpin banyak orang yang diharapkan mampu mengarahkan semua orang untuk taat melakukan segala sesuatu yang dapat mensejahterakan masyarakat. Karena itu marilah kita mendukung dan membantu pemerintah kita menjalankan tugasnya agar semua yang dilakukan berkenan di hadapan Tuhan. Mendukung pemimpin berarti menghormati pemimpin. Amin
Diposting tanggal 03 Sep 2019
