Minggu, 23 September 2018 Amsal 27:1-10 TEROR MAKO BRIMOB
Minggu, 23 September 2018 Amsal 27:1-10
TEROR MAKO BRIMOB
Kejadian ini sangat miris dan juga sangat menggugah perasaan sebagai bangsa Indonesia. Betapa tidak, di dalam markas komando Brimob, polisi dengan persenjataan yang lengkap, terdapat personil yang terlatih. Mako Brimob adalah Salah satu tempat yang “dianggap” paling aman. Pertanyaan kemudian, “Mengapa tempat yang dijaga ribuan personil bersenjata, bisa dijadikan tempat teror bagi teroris dan pembunuhan beberapa anggota kepolisian?
Kitab Amsal punya jawabannya, “janganlah memuji diri engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu!!! (ay.1) Peringatan yang sangat penting bagi siapa saja yang selalu mengandalkan diri dan kekuasaannya. Tidak ada yang sungguh-sungguh bisa diandalkan dan menjamin. Kesadaran manusia akan hal ini, menuntut kita untuk berhati-hati. Hanya TUHAN yang mengetahui hal itu. Tidak ada yang bisa disombongkan. Ada banyak hal yang bisa membuat kita tidak sejahtera. Marah, jengkel, sakit hati, iri hati. Hati-hati, itu adalah kebodohan. Jangan dikekang oleh kebencian dan kemarahan. Lepaskan itu (ay.3) karena engkau tidak akan berbahagia. Ada orang yang kelihatannya “menyakiti” tetapi tujuannya baik dan ada orang yang menjilat tetapi tersimpan maksud yang buruk. Hati-hati, jangan langsung menolak teguran (ay.6). Dan orang yang patut diandalkan, bukan hanya saudara kandung, tetapi juga orang lain, tetangga. Untuk itu bangun hubungan yang baik dengan mereka (ay.10).
Mako Brimob bisa diserang oleh teroris, markas polisi bisa jadi sasaran teror. Tidak ada tempat yang paling aman. Hal ini Mengajar dan mengingatkan kita bahwa tidak ada jaminan pasti dari kehidupan ini. Berlindung dan bersandar pada kasih Allah adalah cara orang percaya mengamankan dan mempercayakan segenap hidup dan masa depannya. Ya, Allahku, Engkau benteng batuku dan pokok keselamatanku. Amin
Diposting tanggal 21 Sep 2018
