Senin, 20 Agustus 2018 Kejadian 43:15-23 KUASA PENGAMPUNAN
Senin, 20 Agustus 2018 Kejadian 43:15-23
KUASA PENGAMPUNAN
Kuasa pengampunan bekerja lebih kuat dari pada dendam dan kepahitan hati. Yusuf mengampuni saudara-saudaranya dengan tulus hati dan hubungan kasih persaudaraan diantara mereka dipulihkan kembali. Kuasa pengampunan dalam diri Yusuf membuatnya berusaha untuk membangun kembali hubungan dengan saudaranya, walaupun dengan cara yang terkesan seperti sandiwara. Kerinduan Yusuf untuk kembali berkumpul dengan saudara-saudaranya dilakukan melalui sebuah proses yang bertujuan untuk meyakinkan saudara-saudaranya sekaligus menuntunnya kepada penyesalan dan pertobatan.
Yusuf tidak bermaksud untuk menambah kesusahan dan derita saudara-saudaranya yang datang ke Mesir untuk membeli bahan makanan dengan berbagai adegan yang sengaja dibuatnya untuk dapat berjumpa dengan adiknya (Benyamin) dan juga ayahnya (Yakub). Semuanya itu dilakukannya untuk melihat, sungguhkah sikap saudaranya telah berubah.
Keberanian saudara-saudaranya menyertakan Benyamin dalam perjalanan ke Mesir, sesuai permintaan Yusuf telah menunjukkan tanda-tanda perubahan itu telah nyata dalam diri saudara-saudaranya. Hal itu pula telah melahirkan tindakan yang kian menunjukkan bahwa Yusuf sangat-sangat rindu bersama lagi. Melalui undangan masuk ke rumah untuk menikmati jamuan bersama dengan Yusuf menjadi sinyal yang kuat, bahwa Yusuf sungguh tidak menaruh dendam, sebaliknya membuka diri untuk berdamai dan melupakan beban masa lalu yang telah membuat mereka terpecah dalam ketidakharmonisan. Kuasa pengampunanlah yang dari hari kesehari kian menumbuhkan rasa rindu, haru dan cinta dalam diri Yusuf kepada saudara-saudaranya. Kuasa pengampunan akan pula memampukan kita selalu melakukan kebaikan dalam kasih kepada sesama. Amin
Diposting tanggal 09 Aug 2018
