Rabu, 26 September 2018 Yohanes 8: 21-29 TEMPAT TINGGAL MENENTUKAN
Rabu, 26 September 2018 Yohanes 8: 21-29
TEMPAT TINGGAL MENENTUKAN
Salah satu kategori penerimaan siswa baru di SMU negeri sekarang ini adalah berdasarkan domisili. Semakin dekat tempat tinggalnya, semakin tinggi poin dan kemungkinan ia untuk diterima di sekolah dimaksud. Sistem penerimaan ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Jika ada anak yang ingin masuk ke sekolah favorit namun tinggal jauh dari sekolah tersebut, kemungkinan diterima menipis walaupun ia masih bisa memilih kategori yang lain. Tapi satu hal, tempat tinggal menentukan.
Berdasarkan kategori penerimaan di atas, serta memahami mengapa Yesus menyatakan bahwa Ia tidak berasal dari dunia ini tetapi ia berasal dari atas, yakni tempat yang tidak dapat dijangkau dan tidak dapat didatangi oleh oleh manusia. Ia berasal dari sorga dan tidak ada seorang pun yang bisa ke sana kecuali Yesus sendiri (ay.21,23). Hal ini Dia tegaskan untuk meneguhkan wibawa-Nya bahwa Ia adalah Allah yang datang menjumpai manusia. Untuk itu, Ia mengajak kita untuk percaya sehingga kita tidak mati binasa dalam dosa (ay.24). Walaupun demikian masih juga banyak orang yang tidak mau percaya dan tidak mau menerima Dia (ay.25). Namun sekali lagi Ia menegaskan bahwa Ia berasal dari Allah dan Ia menyatakan dan mengajarkan apa yang Bapa hendak nyatakan kepada manusia dan Bapa tetap menyertai Dia (ay.28-29). Dengan demikian tidak ada lagi alasan bagi manusia untuk tidak percaya.
Tempat tinggal menentukan. Semakin dekat jarak rumah ke sekolah semakin besar peluang di terima di sekolah tersebut. Demikianlah Yesus yang datang dari atas, dari Bapa sendiri untuk menjumpai dan menyelamatkan manusia, saya dan saudara! Apakah ada alasan yang kuat untuk menolak Dia. Tidak ada lagi. Terima dan percaya Dia karena keselamatan kita ada pada-Nya.
Karena Dia dari atas, maka Ia satu-satunya Jalan Keselamatan. Amin
Diposting tanggal 21 Sep 2018
