Kamis, 02 Agustus 2018 Markus 6:35-44 MEMBERI BERKAT
Kamis, 02 Agustus 2018 Markus 6:35-44
MEMBERI BERKAT
Ada ungkapan yang biasa menjadi alasan orang yang terlambat hadir dalam ibadah: “tae’ siapa na passakke“ (belum sampai pada akta berkat). Dari ungkapan ini nyata bahwa berkat atau beroleh berkat sangat penting dan dibutuhkan oleh setiap orang. Tetapi apakah yang kemudiaan menjadi panggilan, tugas dan tanggungjawab dari orang-orang yang beroleh berkat?
Markus mengungkapkan bagaimana Yesus dalam peristiwa memberi makan 5000 orang, sesungguhnya sedang mengajar murid-murid tentang makna hidup yang beroleh berkat. Yesus pertama-tama menegaskan bahwa Allah adalah sumber berkat. Hanya kepada-Nya saja ungkapan syukur perlu dinaikkan sebagai wujud pangakuan iman. Hal berikut yang Yesus ajarkan kepada para murid ialah belajar menemukan karunia atau potensi dalam diri mereka. Sebuah potensi yang perlu dibagikan kepada sesama manusia terlebih bagi yang membutuhkan. Perintah: “Kamu harus memberi mereka makan” adalah dimaksudkan Yesus agar murid-murid tidak mudah melepaskan diri dari tanggungjawab pelayanannya. Mereka harus terdorong untuk menemukan hal yang dapat diberikan dan dikembangkan sebagai berkat yang dapat dibagikan dalam rangka pelayanan.
Bagaimana dengan anda? Apakah kita yakin bahwa dalam diri kita ada berkat Allah yang perlu dibagikan? Yakinlah bahwa dalam diri kita, Allah telah memberi berkat-Nya. Bentuk dan jumlahnya tentulah bervariasi. Kesadaran ini penting kita hidupi agar kita selalu belajar mensyukuri berkat-berkat-Nya, mengembangkan dan membagikannya dalam pelayanan sebagai bentuk panggilan dan tanggung jawab setiap pengikut Kristus. Amin
To metamba dao lempo natingara tau buda?(to mantaa)
(Karume by Th.Palimmi’)
Diposting tanggal 27 Jul 2018
