Rabu, 25 September 2019 Amsal 21:10-16 JADILAH BIJAK DAN BERSUARALAH (Dadikomi to kinaa sia ma’kadakomi)
Rabu, 25 September 2019 Amsal 21:10-16
JADILAH BIJAK DAN BERSUARALAH
(Dadikomi to kinaa sia ma’kadakomi)
Orang sering beranggapan bahwa kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelaku, tetapi juga karena adanya kesempatan. Ini tentu sulit di bantah. Namun ada pernyataan lain yang patut di perhatikan. Konon, maraknya kejahatan bukan hanya karena niat, kesempatan, dan bertambahnya jumlah orang-orang jahat tetapi juga karena orang-orang baik lebih memilih berdiam diri. Orang-orang baik ini peduli namun respons mereka adalah diam dan tidak melakukan apa-apa.
Salomo menggambarkan bagaimana perilaku orang-orang fasik dan apa yang seharusnya dilakukan oleh orang-orang bijak. Menurutnya, dalam hati orang fasik hanya ada keinginan untuk berbuat jahat (ay.10). Karena itu, jangan heran jika kejahatan tampak banyak karena satu orang fasik saja bisa melakukan berbagai macam tindakan jahat. Lalu, apa yang harus dilakukan orang-orang bijak? Menurutnya, orang bijak akan memperoleh pengetahuan (ay.11) mau membuka telinga untuk orang-orang lemah (ay.13) dan menantang orang fasik dengan mengupayakan keadilan (ay.15). Orang-orang bijak tidak perlu takut dengan orang fasik karena Allah akan berada dipihak mereka. Orang-orang fasik akan menerima hukuman (ay.11). Allah akan menjerumuskan mereka ke dalam kecelakaan (ay.12). Orang fasik akan berakhir dalam kematian kekal (ay.16).
Orang-orang baik harus bersuara. Jika orang mengatakan bahwa diam itu emas maka emas yang tersembunyi tetap tidak ada artinya. Allah telah memperlengkapi orang-orang bijak dengan pengetahuan. Pengetahuan ini sangat berarti untuk menekan perilaku orang-orang fasik yang meresahkan. Jadilah bijak dan bersuaralah karena kebenaran. Amin
Diposting tanggal 21 Sep 2019
