PKBGT PERLU MENGGALI POTENSI LOKAL
Saat ini, kalau kita melihat kondisi sekarang kehidupan masyarakat di Omu, Sisia, maka tentu kita akan melihat amat sangat berat. Sekarang ini masyarakat sementara membenahi rumah mereka yang rusak akibat gempa. Untuk lahan pertanian khususnya sawah sangat sulit karena pengairan rusak. Belum lagi berbagai fasilitas rusak. Jadi kami sementara membenahi sedikit demi sedikit, dimulai dari rumah kemudian fasilitas umum yang ada. Dan dalam konteks pembinaan dan penyuluhan yang dilaksakan oleh Pengurus Pusat Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PP.PKBGT) bekerjasama dengan PKBGT Klasis Sulawesi Tengah membawa pencerahan sebagai sebuah langkah baru untuk ke depan agar dapat keluar dari pergumulan panjang yang kami alami. Terima kasih semuanya itu, sambil kami berharap bahwa kita masih butuh praktik langsung di lapangan sebagai kelanjutan dari pembinaan atau penyuluhan yang disampaikan oleh Fasilitator Pnt. Aleksander Mangoting dari PP.PKBGT.
Hal ini sebagai kesimpulan dari apa yang disampaikan dalam diskusi oleh Victor, Alex, Anwar dan sejumlah anggota PKBGT dalam kegiatan pembinaan/penyuluhan yang dilaksanakan di gedung gereja sementara Gereja Toraja Ebenheser Omu pada hari Kamis, 12 September 2019 yang diikuti peserta dari Jemaat Ebenheser Omu, Sisia dan Saluki sekitar 40 orang lebih.
Dalam bagian akhir pembinaan/penyuluhan disepakati oleh seluruh peserta dan pegurus PKBGT yang hadir agar pengurus PKBGT Klasis Sulawesi Tengah memfasilitasi praktik lapangan tentang apa yang sudah disepakati dalam kegiatan ini.
Menggali Potensi Lokal
Dalam sesi pemaparan pengantar diskusi, fasilitator megungkapkan bahwa dalam situasi yang cukup berat sekarang ini, maka untuk membenahi ekonomi warga jemaat tentu dibutuhkan kebersamaan untuk dapat bangkit. Untuk itu diperlukan segenap anggota PKBGT dan warga jemaat untuk dapat melihat dan menggali potensi apa yang ada di lingkungan setempat untuk dapat diolah dalam kerangka peningkatan ekonomi keluarga atau ekonomi warga jemaat.
Dalam kondisi demikian, maka peranan PKBGT sebagai kepala keluarga amat penting untuk dapat berusaha menggali dan dapat memanfaatkan potensi yang ada demi peningkatan ekonomi keluarga/warga jemaat.
Sebagai fasilitator, kami hanya memberikan ide-ide dan tuntunan untuk dapat menemukan potensi apa yang dapat diolah dan dimaksimalkan serta teknik atau metode untuk mengelola potensi yang ada serta bagaimana membangun kebersamaan dalam menghadapi persoalan bersama ini.
Sedang Membangun Gedung Gereja
Saat sekarang Jemaat Ebenheser Omu sedang dalam pembangunan kembali gedung Gereja yang rusak akibat gempa yang lalu sehingga gedung lama tidak dapat lagi digunakan. Hal ini membuat warga jemaat meratakan dengan tanah kemudian membangun kembali. Saat ini baru tahap pembangunan tiang-tiang gedung gereja dengan ditopang oleh salah satu lembaga yang menanggung bahan bangunan sampai pengatapan sedangkan untuk yang mengerjakannya itu tanggungjawab bersama segenap warga jemaat. Sedangkan untuk Jemaat Saluki dan Sisia, mereka menggunakan gedung gereja sementara.
Diposting tanggal 13 Sep 2019
