PKBGT BERPARTISIPASI MENDUKUNG SULTENG BANGKIT
Kami yang tinggal di daerah yang terdampak bencana lalu, dalam kehidupan sehari hari-kami menghadapi pergumulan yang cukup berat karena bencana alam yang terjadi tahun lalu, maka kami selaku warga jemaat di Jono Oge dan Sidera sangat membutuhkan pendampingan khususnya dalam bagaimana kami bangkit, secara khusus untuk kebutuhan makan dan minum setiap hari. Jadi kami bergumul soal kelanjutan kehidupan ini khususnya sumber pendapatan kami yang sebagian besar rusak akibat gempa yang melanda Sulawesi Tengah tahun lalu. Untuk itu kami sangat butuhkan pendampingan dalam soal pembinaan dan pelatihan untuk ketahanan pangan. Hal tersebut diungkapkan oleh Agustinus Sitayan salah seorang pengurus PKBGT Jemaat Jono Oge dalam acara pembinaan pada tanggal 11 September 2019 dilaksanakan di gedung Gereja Toraja Jemaat Jono Oge yang juga diikuti beberapa pengurus dan anggota PKBGT dari Jemaat Sidera dan Jono Oge.
Pembinaan yang dikoordinir oleh Pengurus PKBGT Klasis Sulawesi Tengah ini akan dilaksanaan selama beberapa hari dengan tempat pelatihan yaitu di Omu, Sidondo, Watukilo dan Watatu. Dalam pembinaan ini sebagai Fasilitator adalah Pnt. Aleksander Mangoting wakil Sekretaris Pengurus Pusat PKBGT.
Kegiatan pembinaan dan rencana pelatihan ke depan merupakan peran PKBGT yang sangat penting dalam kehidupan kami khususnya yang terdampak bercana lalu. Jadi kami sangat berterima kasih kepada fasilitator dan pengurus PKBGT Klasis tentang kegiatan ini sambil berharap supaya kesepakagan untuk pelatihan ke depan tetap dapat dilaksanakan.
Pelatihan
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini disepakati antara peserta dari jemaat dengan fasilitator untuk ke depan dilakukan pelatihan berdasarkan kebutuhan setiap Jemaat. Jadi kegiatan pelatihan ini yang akan langsung diaplikasikan dalam kehidupan warga jemaat khususnya PKBGT sebagai bagian dari bentuk kegiatan ketahanan pangan bagi warga Gereja.
Kerjasama dgn GPID
Dalam pembinaan yang dilakukan kali ini, juga fasilitator akan melaksanakan pembinaan di lima Jemaat Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID) yaitu di Jemaat Kalvari Simoro, Pniel Puroo, Samaria Watuwali, Imanuel Toro dan Jemaat Zaitun Wangka. Untuk itu, kami sangat berterima kasih kepada Gereja Toraja dan secara khusus kepada Pnt. Aleksander Mangoting sebagai fasilitator atas kerjasama ini. Hal ini diungkapkan oleh Uhut Hutapea, Ketua III Majelis Sinode GPID di kantor Sinode dalam pertemuan pada tanggal 10/9/2019.
Lebih jauh Uhut mengungkapkan bahwa kerjasama seperti ini, kiranya ke depan tetap terjalin dengan baik sehingga dalam menghadapi pergumulan di lapangan kita tidak berjalan sendirian tetapi berjalan bersama (bergandengan tangan) dalam rangka Sulteng Bangkit.
Diposting tanggal 14 Sep 2019
