Jumat, 9 Agustus 2019 Mazmur 50:7-15 BUKAN UANG TAPI HATI Tangiara Belanna Doi’
Jumat, 9 Agustus 2019 Mazmur 50:7-15
BUKAN UANG TAPI HATI
Tangiara Belanna Doi’
Sejauh mana kita memahami dengan benar tentang persembahan bagi Tuhan? Setiap kali kita mengikuti ibadah, pada umumnya kita menyiapkan beberapa persembahan dalam bentuk uang yang akan kita persembahkan melalui pundi atau dalam bentuk lain seperti natura. Tapi sudahkah semuanya itu dilandasi dengan alasan yang benar?
Pemazmur menjelaskan bagaimana Allah sendiri telah menegaskan bahwa Dia adalah Allah. Dia berkuasa atas dunia dan segala isinya karena semuanya adalah ciptaan-Nya dan milik-Nya. Karena itu Allah mengingatkan umat bahwa Allah tidak berkenan atas persembahan korban sembelihan dan korban bakaran sebab mereka salah mengerti. Mereka menganggap seperti-Nya Allah membutuhkan kurban untuk memuaskan diri-Nya tanpa menyadari bahwa semuanya adalah milik Allah. Allah menginginkan bagaimana umat menyatakan persembahan syukur sebagai kurban kepada Allah dan membayar nazar kepada yang Mahatinggi. Seharusnya mereka bersyukur karena kebaikan dan pertolongan-Nya sehingga apa yang mereka beri berkenan bagi Allah bahkan janji pertolongan dan berkat Tuhan di sediakan bagi setiap hati yang bersyukur.
Ibadah sejati keluar dari hati yang bersyukur karena mengalami kebaikan Tuhan. Ibadah sejati diwujudkan bukan sekedar berupa persembahan kurban atau harta benda tetapi mengakui kebaikan dan kemurahan Tuhan dengan hati yang bersyukur dan menyatakan dalam perubahan hidup yang semakin kudus dan memuliakan Tuhan. Dengan demikian maka Allahpun akan berkenan menyatakatan kasih, pertolongan dan berkat-Nya dalam hidup kita. Kalau begitu, apakah kita sudah beribadah dengan pemahaman yang benar? Amin
Diposting tanggal 06 Aug 2019
