Selasa, 15 Januari 2019 Hakim-hakim 5:12-21 JANGAN TINGGAL DIAM Da’ ammi Ma’pakappa
Selasa 15 Januari 2019 Hakim-hakim 5:12-21
JANGAN TINGGAL DIAM
Da’ ammi Ma’pakappa
Sudah menjadi tradisi di daerah pelayanan saya, ketika ada kegiatan seperti rambu tuka’ dan rambu solo’, semua orang memberi diri dan terlibat membantu keluarga. Tidak ada yang tinggal diam di rumah atau bekerja di ladangnya. Orang yang tidak melibatkan dirinya dianggap sebagai orang egois, yang tidak peduli dengan orang lain. Jelas tampak sungguh baik bila semua melibatkan diri, karena setiap orang membutuhkan orang lain.
Firman Tuhan hari ini mengisahkan tentang Debora dan Barak yang menyanyikan pujian dan bermazmur bagi Tuhan yang telah membuatnya menang atas Sisera. Namun juga disebutkan, bahwa ada saja pihak yang tidak mau terlibat dalam peperangan pada saat itu dan memilih tinggal diam saja, yaitu suku Ruben (ay.15), orang Gilead dan suku Dan (ay.16), karena memiliki terlalu banyak pertimbangan. Berbeda dengan suku Zebulon dan Naftali yang berani mempertaruhkan nyawanya (ay.18). Mereka berani menghadapi peperangan itu karena mereka percaya bahwa Tuhan akan memimpin mereka menghadapi musuh. Tuhan yang memberi mereka kemenangan.
Menyadari keterbatasan di hadapan Tuhan, akan membuat kita mengandalkan Tuhan, menuruti perintah-Nya dan taat kepada-Nya. Sebagai manusia yang terbatas, kita diajak untuk tidak meragukan bahwa Tuhan selalu campur tangan dalam setiap perjuangan kita. Namun demikian bukan berarti bahwa kita bermasa bodoh, berpangku tangan atau tinggal diam saja. Kita harus mau berusaha, berjuang dan percaya bahwa Tuhan Sang pemimpin akan menyertai kita dan memberikan kemenangan, serta keberhasilan. Saat mengalami campur tangan Tuhan, maka janganlah berdiam diri tetapi naikkanlah pujian kepada-Nya, bersyukurlah dan pujilah nama-Nya. Amin
Diposting tanggal 11 Jan 2019
