Kamis, 15 November 2018 Lukas 4:16-24 PEMBEBASAN DARI TUHAN
Kamis, 15 November 2018 Lukas 4:16-24
PEMBEBASAN DARI TUHAN
Pembebasan merupakan proses untuk melepaskan diri dari suatu tekanan atau kendala-kendala yang menjadi penghalang dalam mencapai tujuan. Setidaknya, tekanan yang sering kita jumpai dalam kehidupan ini adalah: penyakit, kemiskinan, pendidikan yang terbatas dan berbagai tekanan kehidupan yang sering menjadi permasalahan yang sangat serius bagi anak-anak Tuhan.
Di satu hari Sabat dalam rumah ibadat, Tuhan Yesus datang ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan dan menyampaikan “Berita Pembebasan” dengan mengutip Kitab Yesaya, “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan Kabar baik kepada orang-orang miskin; ... untuk memberitakan pembebasan bagi orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun Rahmat Tuhan telah datang” (ay.18-19). Tuhan Yesus tahu bahwa ada segelintir orang yang tidak menyambut secara positif berita pembebasan yang disampaikan-Nya ini, karena mengenal bahwa “Yesus adalah anak Yusuf” (ay.22-23; Mat.13:55, Yesus anak Tukang Kayu). Tuhan Yesus pun memberikan penegasan atas sikap mereka yang tidak menyambut berita pembebasan yang disampaikan-Nya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya” (ay.24).
Tuhan memakai kita untuk memberitakan “Tahun rahmat Tuhan” terhadap diri sendiri, sesama dan seluruh ciptaan ini. Namun menjalankan tugas tersebut kita biasanya berjumpa dengan pribadi-pribadi yang sering berupaya menjatuhkan kita dengan berbagai cara. Oleh karena itu, tetaplah berdiri teguh untuk sebuah kebenaran, dan jangan pernah menyerah menyampaikan kebenaran Firman Tuhan sampai selama-lamanya. Tuhan memberkati. Amin
Diposting tanggal 07 Nov 2018
