Sabtu, 12 Januari 2019 Pengkhotbah 3:1-15 TAKDIR = NASIB Lampak = Dalle’
Sabtu, 12 Januari 2019 Pengkhotbah 3:1-15
TAKDIR = NASIB
Lampak = Dalle’
Hidup yang kita jalani ini sarat dengan berbagai pengalaman dan peristiwa yang di dalamnya kita dapat menikmati kesempatan demi kesempatan, tantangan dan kesulitan, serta keberhasilan dan kesukaan. Namun dalam keseluruhan perjalanan hidup ini, apakah saudara percaya bahwa hidup ini tergantung pada keberuntungan, hoki, nasib, takdir dan sebagainya?
Jika pertanyaan ini ditujukan kepada pengkhotbah, maka ia akan menjawab bahwa “segala sesuatu ada masa dan waktunya”. Maksud pengkhotbah dengan ungkapan ini bukan berarti bahwa hidup kita ditentukan oleh nasib, hoki ataupun takdir. Tetapi dengan ungkapan “waktu”, Pengkhotbah mau mengingatkan setiap orang, bahwa hidup manusia penuh dengan berbagai peristiwa dan pengalaman yang memiliki makna. Semua peristiwa yang terjadi berada di bawah kuasa Tuhan sang Pencipta, sehingga dibalik semua peristiwa dan pengalaman hidup yang kita alami, tentu ada maksud Tuhan di dalamnya. Sadar atau tidak sadar, Allah sesungguhnya memiliki rencana atas kehidupan kita. Apa yang terjadi, apa yang kita alami, apa yang kita rasakan, sesungguhnya akan membawa kita kepada suatu kesadaran bahwa pada dasarnya kita adalah makhluk yang lemah, makhluk yang membutuhkan bantuan dan pertolongan dari Tuhan. Dengan menyadari ketidak-mampuan kita sebagai mahkluk yang lemah, pada gilirannya kita pun mau mengenal Tuhan dan meminta pertolongan-Nya dalam menjalani kehidupan.
Melalui karya Roh Kudus, kita akan dibawa oleh Allah untuk bersedia memasuki rencana Allah bagi hidup kita. Membawa hidup dalam rencana Allah, itu berarti kita mau melihat setiap peristiwa hidup yang kita jumpai sebagai pengujian iman agar kita semakin mengenal dan dekat kepada Tuhan.
Diposting tanggal 11 Jan 2019
