Jumat, 27 Maret 2020 Wahyu 10:1-11 HIDUP SETURUT PERINTAH ALLAH (Tuo situru’ ParentaNa Puang)
Jumat, 27 Maret 2020 Wahyu 10:1-11
HIDUP SETURUT PERINTAH ALLAH
Tuo situru’ ParentaNa Puang
Dalam melakoni pekerjaan, kita dituntut mengerjakan sesuatu sesuai dengan perintah. Ibarat sebuah Delman yang digerakkan oleh sang kusir, dimana setiap aktifitasnya, kuda harus mengikuti perintah kusir. Jikalau kuda tersebut tidak mengikuti perintah maka hal yang akan diperolehnya adalah sebuah hukuman, atau cambukan. Berbanding terbalik ketika kuda tersebut mengikuti perintah. Maka ia akan diberikan kenikmatan berupa makanan, minuman, bahkan asupan vitamin.
Sama halnya dalam menjalani kehidupan ini, dimana terkadang kualitas hidup seseorang kerap kali diukur oleh sejauh mana ia menjalankan perintah. Sehubungan dengan bacaan, tentulah kita menyaksikan hal yang sama. Dimana masih sangat banyak orang yang tidak menjalankan perintah bahkan mengabaikannya. Manusia cenderung hidup menjauhkan dirinya dari perintah Allah seperti bersenang-senang, tidak mengasihi, saling membenci, iri hati, bahkan saling membunuh. Hal-hal seperti inilah yang akan menghancurkan setiap orang karena tidak lagi menjalankan tugas sesuai dengan perintah, dan hal tersebut tentulah tidak mencerminkan kualitas hidup orang percaya.
Selaku orang yang percaya semua pilihan juga ada pada kita seperti cerita delman tadi. Ketika kita telah melaksanakan perintah dengan baik, tentulah semuanya akan membuahkan hasil yang baik pula. Namun ketika kita mengabaikannya, maka sangat jelas upah yang kita terima. Jadi alangkah bijaknya kita sebagai orang percaya untuk benar-benar menerapkan prinsip hidup sesuai dengan perintah Allah. Karena hidup orang percaya yang sungguh-sungguh berkualitas ialah hidup menjalani kehidupan seturut dengan perintah Allah. Amin
Diposting tanggal 24 Mar 2020
