KRISTUS ITULAH RAJA (Kristus Iamo Datu) 2 Petrus 1:16-21

Bahan Penelaahan Alkitab, 27-31 Februari 2016

KRISTUS ITULAH RAJA

(Kristus Iamo Datu)

2 Petrus 1:16-21

 

Tujuan: Lihat Tujuan tema minggu 26 Februari 2016

 

Pembimbing:

Surat Petrus kedua ini ditujukan kepada suluruh umat Kristen yang mula-mula. Surat ini ditulis untuk menentang pekerjaan guru-guru yang mengajarkan hal-hal yang salah dan juga memberantas perbuatan-perbuatan tidak terpuji yang dihasilkan oleh ajaran guru-guru tersebut. Hal yang terutama dirisaukan dalam surat ini ialah orang-orang yang mengajarkan bahwa Yesus Kristus tidak akan datang kedua kalinya. Surat ini menerangkan bahwa kedatangan Yesus Kristus nampaknya “lambat” karena Allah tidak mau seorang pun binasa. Ia menghendaki supaya semua manusia bertobat dari dosa-dosanya.

Khusus ayat 16-21 sebagai perikop kita saat ini, berisi tentang kesaksian Rasul Petrus berkaitan dengan kemuliaan Kristus yang pernah ia lihat bersama Yakobus dan Yohanes (Lih. Mat.17:1-5). Rasul Petrus menegaskan bahwa pemberitaannya tentang Kristus tidak berdasarkan dongeng-dongeng atau cerita kosong dari guru-guru yang tidak bertanggungjawab. Melainkan pengalaman hidup dan imannya kepada Kristus. Rasul Petrus semakin diyakinkan tentang nubuatan para nabi yang ia ketahui telah menjadi kenyataan berkaitan dengan kemuliaan Kristus.

Pada jaman ini kita sering diperhadapkan dengan pengajaran-pengajaran yang beraneka ragam tentang Kristus dan karya penyelamatan-Nya. Kadangkala kita dibuat bingung, manakah pengajaran yang sesuai dengan kitab suci. Akibatnya, ada anggota gereja yang tergiur dan mengikutinya serta berpindah-pindah gereja. Namun, masih banyak pula yang tetap setia karena mereka tahu pengajaran Alkitab yang sebenarnya.

 

Pertanyaan pembimbing diskusi:

Apakah kita pernah menjumpai pengajaran-pengajaran yang disebarkan oleh “para pemberita” Injil yang berbeda dengan yang diajarkan dalam Gereja Toraja? Berikan contohnya! Dan bagaimana kita menyikapi hal itu?

(Denraka ta tatiro sia tarangi tu pangadaran diomai “to umpa’paissanan” Kareba Kaparannuan tu sisengaran pangadaran lan Gereja Toraja? Pokadai susinna! Na umba ladikua untingayoi tu a’gan iato?

 

Apakah upaya-upaya yang dapat kita lakukan untuk tidak tergoncang dengan berkembangnya pengajaran-pengajaran yang tidak sesuai dengan kitab suci di seputar kehidupan iman kita?

(Apara tu sipatu dipogau’ dikua da’anna pamo’dongki’ tu pangadaran tangsusimo nasanganna Kareba kaparannuan ba’tu kapatongananta? 


Diposting tanggal 30 Jan 2017

Daftar Artikel

Mazmur 114 merupakan respons terhadap cara Tuhan yang bekerja dalam hidup umat-Nya ketika mereka ma.....

Selengkapnya ..

Daud mengalami masalah dan berharap lepas dari masalah itu. Lalu apa yang ia lakukan? Ia berdoa kepa.....

Selengkapnya ..

Amsal 2:11-22 menuliskan bahwa hikmat tergambar dalam “kebijaksanaan yang memelihara, serta ke.....

Selengkapnya ..

Hal yang menjadi ciri khas dari kitab Amsal ialah Hikmat. Salomo selalu menekankan mengenai manusia .....

Selengkapnya ..

Saat bangsa Israel tiba di sungai Yordan, mereka bermalam disitu selama tiga hari dan sesudah lewat .....

Selengkapnya ..

Kisah Para Rasul 2:22-32 menjelaskan tentang keberadaan Petrus yang tidak lagi memiliki keraguan ber.....

Selengkapnya ..

Paulus menasihatkan kepada Jemaat di Efesus, bahwa kehidupan manusia didalam dunia ini adalah sebuah.....

Selengkapnya ..

Daud sedang mengalami pergumulan yang membuatnya begitu cemas dan hampir putus asa. Ia sedang dikeja.....

Selengkapnya ..

Daud adalah pribadi yang dekat dengan Tuhan, juga pernah mengalami situasi demikian. Daud merasa tid.....

Selengkapnya ..

Dalam teks bacaan kita saat ini, sangkakala yang ketujuh yang dilihat oleh Yohanes mengarahkan kita .....

Selengkapnya ..

Sama halnya dalam menjalani kehidupan ini, dimana terkadang kualitas hidup seseorang kerap kali diuk.....

Selengkapnya ..

Mazmur ini berisi nyanyian syukur Daud, saat pentahbisan bait suci (ay.1). Sebuah kesaksian dari Da.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...