Jumat, 03 Agustus 2018 Yosua 23:1-10 TUHAN BERPERANG BAGIMU
Jumat, 03 Agustus 2018 Yosua 23:1-10
TUHAN BERPERANG BAGIMU
Ketika pecah “perang saudara” di beberapa tempat yang berbau sara, ada selentingan cerita yang kemudian muncul bahwa ada sosok seperti Yesus yang turut serta. Benarkah?
Dalam pidato perpisahannya, Yosua mengingatkan para tua-tua Israel dan segenap umat bahwa kesuksesan ataupun keberhasilan mereka memasuki tanah perjanjian tidaklah dapat dilepaskan dari keberpihakan Allah. Bahkan Yosua dengan tegas mengingatkan mereka bahwa kemenangan-kemenangan yang mereka raih atas bangsa-bangsa sepanjang perjalanan mereka adalah karena Allahlah yang berada didepan mereka, berperang untuk mereka. Allah yang mengusir dan menghalau bangsa-bangsa yang negerinya kemudian diduduki oleh Israel. Ibarat ungkapan Paulus: “sebab apakah yang dapat dikatakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”
Tentu Allah tidak serta-merta menyatakan keberpihakan-Nya kepada Israel. Dasar dari tindakan Allah dalam pidato Yosua ialah janji-Nya atau tepatnya perjanjian yang telah diadakan-Nya dengan Abraham, Isak, Yakub sampai kepada Musa. Kesediaan Allah berperang bagi umat-Nya ternyata perlu direspons oleh umat dengan kesungguhan percaya, ibadah dan hidup dalam kekudusan sesuai firman-Nya di tengah-tengah bangsa yang tidak mengenal Allah.
Pengajaran penting bagi kita dari pidato Yosua ini adalah ketika kita sungguh-sungguh berpaut pada-Nya, Allah tidak akan membiarkan kita dikalahkan oleh kesulitan, pergumulan, kesukaran dan yang lainnya sebab Ia sendiri akan hadir dalam hidup kita dan bertindak untuk memberi kita kemenangan. Amin
Kendek masapi to Bone,
naampello’ kiru’-kiru’?(to sirari)
Diposting tanggal 27 Jul 2018
