Senin, 4 Februari 2019 1 Raja-Raja 17:7-16 BERBAGI UNTUK HIDUP Sipapantan lan Katuoan
Senin, 4 Februari 2019 1 Raja-Raja 17:7-16
BERBAGI UNTUK HIDUP
Sipapantan lan Katuoan
Dalam kehidupan ini kita seringkali sulit berbagi dengan sesama, karena kita sering dikuasai oleh berbagai kekuatiran duniawi. Kita kuatir soal apa yang akan kita makan, apa yang akan kita pakai, kuatir tentang masa depan anak-anak kita, kuatir dengan kesehatan kita, serta beragam kekuatiran lainnya yang sering melanda hidup kita.
Dalam bacaan saat ini kita belajar dari kehidupan seorang janda dengan seorang anaknya yang amat memprihatinkan terkait dengan kekeringan yang melanda negeri itu. Mereka tak lagi punya bekal makanan buat hari esok. Yang tinggal tersisa hanyalah segenggam tepung dan sedikit minyak dalam buli-buli untuk makanan terakhir mereka hari itu. Namun demikian, saat mendengar permintaan Elia untuk berbagi makanan dengannya, yakni sesuai dengan perkataan dan perintah Tuhan, sang ibu ternyata memilih untuk taat pada Tuhan. Ia tak ragu untuk berbagi dengan Elia meskipun hidup mereka sendiri pun sedang terancam bahaya kelaparan. Dengan apa yang ada, ia membuat roti kecil dulu buat Elia. Setelah itu baru ia membuat roti untuk diri mereka berdua. Ia percaya sabda Tuhan, bahwa tepung dan minyak yang ia miliki tidak akan pernah habis sampai musim hujan kembali turun. Betapa ajaib karya Tuhan. Apa yang Tuhan janjikan ternyata sungguh tergenapi.
Kehidupan sang janda bersama anaknya justru terpelihara karena kesediaan mereka untuk berbagi dengan Elia yang saat itu juga membutuhkan pertolongan mereka. Memberi ternyata tidak akan membuat kita kekurangan, sebab memberi dari kekurangan kita justru merupakan sebuah ungkapan iman terhadap pemeliharaan Tuhan. Mari terus berbagi dengan sesama sebagai ungkapan iman kita kepada Tuhan.
Diposting tanggal 29 Jan 2019
