Jumat, 29 Maret 2019 2 Korintus 5:6-15 PELANGI DIBALIK BADAI Tindak Sarira lan Talimpuru’
Jumat, 29 Maret 2019 2 Korintus 5:6-15
PELANGI DIBALIK BADAI
Tindak Sarira lan Talimpuru’
Anak kami berumur lima tahun. Pagi-pagi saya memutar berita CNN yang menayangkan dampak badai Michael yang disertai hujan dan banjir yang memporak-porandakan kota Florida di Amerika Serikat. Ia melihat, ada air jernih mengalir di jalan raya. “Ayah, lihat itu bagus untuk bermain dan berenang”, seraya mengajak saya melihat dengan baik tayangan di layar. “Dimana bagus berenang?”, saya merespons. “Itu di dalam, ada air....”, jawabnya. Saya merenung, bencana namun ia melihat ada yang “indah” di sana.
Jadi bagi setiap orang percaya sikap iman ialah jika penderitaan datang janganlah mengeluh dan mempersalahkan Allah, tetapi Justru dibutuhkan keberimanan. Mengapa? Karena fokus kita adalah perbuatan dan kasih Allah yang melampaui segela penderitaan (ay. 7-8). Mereka percaya bahwa setiap hidupnya telah berharga di dalam pandangan Allah yang pada saatnya akan menerima mahkota kemuliaan (ay. 9-10). Satu hal yang paling penting bagi orang percaya ialah hidup dalam iman kepada Allah sehingga semua hidupnya berkenan kepada Allah. panggilan hidup kita ialah hidup bagi kemuliaan Kristus yang menganugerahkan keselamatan bagi yang percaya (ay. 11-15).
Dalam bencana, anak tersebut “menemukan tempat bermain”. Adakah kita juga mampu menemukan “hal baik” di tengah penderitaan dan masalah hidup?. Hidup ini adalah milik Allah yang telah menyelamatkan di dalam Yesus Kristus. Dengan kasih Allah yang agung maka setiap orang percaya dipanggil untuk hidup memuliakan dan mempercayakan hidup sepenuhnya ke dalam kuasa-Nya yang telah menyatakan kasih-Nya kepada manusia. Karena itu, yakinlah nahwa karena kuasa Allah maka selalu ada hal indah dibalik setiap masalah kita. Amin
Diposting tanggal 26 Mar 2019
