Minggu, 17 Maret 2019 Roma 4:1-15 TELADAN IMAN Pa’tuladanan Kapatonganan
Minggu, 17 Maret 2019 Roma 4:1-15
TELADAN IMAN
Pa’tuladanan Kapatonganan
Tujuan dokter atau tabib memberikan obat kepada pasiennya adalah supaya si pasien mengalami kesembuhan dari sakit penyakit yang dideritanya, dan untuk membeli obat diperlukan uang, sedangkan untuk mendapat kesembuhan dari Tuhan tidak perlu mengeluarkan uang.
Untuk memperkuat argumentasi mengenai pembenaran yang hanya diperoleh dengan kasih karunia, rasul Paulus menjadikan Abraham dan Daud sebagai contoh. Abraham memperlihatkan berbagai tindakan sebagai respons terhadap janji Allah sehingga disebut sebagai bapak orang beriman. Walaupun demikian Abraham tidak bermegah karena ia dibenarkan oleh iman, bukan oleh tindakan (ay. 2-5). Abraham dibenarkan saat ia belum disunat, karena barulah empat belas tahun kemudian Abraham disunat (Kej.17:24-26). Paulus juga menjadikan Daud sebagai referensi, jika Abraham mewakili masa patriark, Daud mewakili masa kerajaan. Jika Abraham hidup sebelum pemberlakuan Hukum Taurat, Daud hidup di bawah Taurat. Karya Daud dikutip oleh Paulus terutama yang menyatakan bahwa orang yang dibenarkan Allah adalah orang yang diberkati (ay. 6-8).
Disadari atau tidak, orang zaman sekarang-pun masih banyak mengandalkan perbuatan baik agar berkenan dimata Allah. Perbuatan baik dalam hubungan dengan orang lain maupun dalam bentuk berbagai ritual agama. Bila anggapan ini masih ada dalam benak kita, maka rasul Paulus mengajak kita untuk membuka pikiran bahwa di dalam Yesus Kristus kita menjadi orang yang dibenarkan. Oleh karena itu, kita harus membuktikan keberimanan kita dengan menyatakan syukur melalui ketaatan kita pada firman-Nya.
Diposting tanggal 08 Mar 2019
