Sabtu, 16 Maret 2019 Mazmur 27:1-6 HIDUP DALAM TERANG Lumingka Lan Arrang
Sabtu, 16 Maret 2019 Mazmur 27:1-6
HIDUP DALAM TERANG
Lumingka Lan Arrang
Di kalangan masyarakat Cina Kuno dikembangkan konsep ”Yin dan Yang” untuk menjaga perimbangan kehidupan agar bisa tenang. “Yin” berhubungan dengan sisi gelap kehidupan atau hal yang tidak terlalu menguntungkan. Sedangkan “Yang” berhubungan dengan kehidupan yang terang, menguntungkan dan semua bentuk kehidupan yang menggembirakan. Bukankah kehidupan anak-anak Tuhan sering pula diperhadapkan pada situasi hidup yang menyusahkan dan menyenangkan? Bagaimana menjalani situasi hidup yang berbeda itu?
Sang Pemazmur amat menyadari bahwa dirinya sering diperhadapkan dengan situasi sulit yang menakutkan kehidupannya, namun ia tetap tegar dengan iman percayanya (ay. 3). Keadaan yang sering menyusahkan/menakutkan Pemazmur, tidak lagi menjadi penghambat dalam kehidupannya, oleh karena telah terbangun kesadaran diri bahwa Tuhan akan berada dipihaknya. Ia menjadikan Tuhan sebagai penopang dan sumber kehidupannya, “TUHAN adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? TUHAN adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?” (ay. 1). Pengakuan Sang Pemazmur ini disertai dengan kerinduan untuk mengandalkan dan memuliakan Tuhan sepanjang kehidupannya (ay. 4-6).
Kekuatiran, kesusahan dan berbagai masalah kehidupan sering muncul sebagai hal menakutkan dalam perjalanan hidup anak-anak Tuhan. Dalam situasi seperti ini, kedamaian atau ketenangan diri dapat kita jumpai, jika menjadikan Tuhan sebagai benteng, terang dan keselamatan hidup. Karena itu, marilah kita memuliakan-Nya sepanjang hidup ini, “dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak-sorai; aku mau menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN” (ay. 6). Amin
Diposting tanggal 08 Mar 2019
