Senin, 28 Januari 2019 Mazmur 119:89-96 DIJAMIN TIDAK GOYAH Manassa tangla tibendon
Senin, 28 Januari 2019 Mazmur 119:89-96
DIJAMIN TIDAK GOYAH
Manassa tangla tibendon
Dasar yang kokoh bukan hanya berlaku bagi sebuah bangunan. Manusia pun memerlukan hal yang sama, khususnya dalam bertindak. Sebuah tindakan yang tidak disertai dengan dasar dan alasan yang kuat, pasti akan membawa kegelisahan, keraguan dan ketidakpastian. Pada akhirnya apa yang dikerjakan pun tidak akan memberikan hasil yang optimal.
Pemazmur memuji Allah yang menjadikan bumi sehingga ia berdiri tetap turun temurun dan juga memberikan TauratNya. FirmanNya, yaitu perkataan dan tindakanNya. Pemazmur menatap tiga wilayah: sorga (ay. 89), sejarah manusia yang panjang (ay. 90) dan alam tercipta (ay. 90b, 91). Semuanya ternyata menyaksikan sifat tak berubah dari Firman Allah. Segala sesuatu yang ada terus melayani Dia (ay. 91b). Firman tak berubah ini haruslah menjadi dasar yang pasti bagi kehidupan semesta dan segala isinya.
Percaya kepada Tuhan berarti memperoleh dasar yang kuat untuk hidup di tengah dunia yang sering begitu mudah berubah. Firman Tuhan itu tetap, tak ada yang dapat mengubah atau menghancurkannya (“Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” Mat. 24:35). Tuhan itu setia dan FirmanNya dapat dipercaya. Firman yang telah menciptakan dunia dan mengatur dunia, juga mengatur dan menjamin hidup kita apabila kita mau menjadikan Firman Tuhan sebagai dasar pada hidup kita. Tentu tidak akan terjadi begitu saja tanpa ada usaha dari kita. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata, "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu” (Matius 7:24).
Dasar hidup yang kokoh adalah upaya dari mendengar dan melakukan Firman yang tak terubahkan itu.
Diposting tanggal 23 Jan 2019
