Selasa, 16 April 2019 Mazmur 31:15-19 MENGAKUI TUHAN DALAM KESUKARAN Ungkatottongi Puang lan Kamagasan
Selasa, 16 April 2019 Mazmur 31:15-19
MENGAKUI TUHAN DALAM KESUKARAN
Ungkatottongi Puang lan Kamagasan
Ada seorang yang pernah menderita penyakit yang para dan meminta Majelis gereja mendoakannya. Namun dalam waktu yang cukup lama ia tak sembuh-sembuh dan malahan mendapakan masalah yang baru karena salah satu anaknya putus sekolah yang mungkin karena tidak terurus lagi dengan baik dan mungkin juga karena soal biaya. Lalu ia kecewa dan tidak mengakui kuasa Tuhan.
Berbeda dengan Daud dalam pembacaan hari ini. Dua hari yang lalu kita membaca pergumulan pahit yang begitu banyak dalam hidupnya. Tetapi di balik pengalaman pahit yang ia alami, Daud tidak mempersalahkan siapa-siapa apalagi Tuhan. Ia tetap mengakui adanya Tuhan. Ia percaya bahwa hidupnya ada dalam tangan Tuhan, ia tetap memiliki keyakinan akan kelepasan dari setiap masalah yang terjadi dalam hidupnya (ay. 16), ia tetap mengharapkan perlindungan dan keselamatan dari Tuhan (ay. 17), ia tetap memiliki pengharapan bahwa ia tidak akan dibiarkan dan ditinggalkan agar tidak mendapat malu dari musuh-musuhnya (ay. 18a). Dan iapun menyampaikan isi hatinya bahwa kiranya yang mendapat malu hanyalah orang-orang fasik yang selalu berdusta, congkak dan mencaci maki orang benar.
Saudara, kita diingatkan melalui pengalaman dan tindakan Daud dalam pembacaan hari ini bahwa sekalipun dalam kehidupan ini kita sering berjumpah dengan berbagai masalah janganlah kita melupakan Tuhan. Tetaplah percaya bahwa Tuhan akan menyatakan pertongan-Nya sesuai dengan waktu yang Ia tetapkan sendiri. Hiduplah dengan penuh rendah hati di hadapan-Nya maka segala sesuatu akan dinyatakan kepada kita sesuai yang ia kehendaki pada diri kita. Amin
Diposting tanggal 11 Apr 2019
