Senin, 23 Desember 2019 Lukas 1:46-56 TUHAN SUMBERNYA (Puang Matua nanai bu’tu)
Senin, 23 Desember 2019 Lukas 1:46-56
TUHAN SUMBERNYA
(Puang Matua nanai bu’tu)
Jeri adalah seorang yang serba bisa dalam Jemaat. Dia adalah pribadi yang multi talenta, baik dalam hal bernyanyi, music, menjadi MC dan pelayanan mimbar. Karena merasa serba bisa, maka diapun merasa tidak ada yang menandinginya dalam Jemaat sehingga ia makin angkuh. Lebih dari itu ia mulai memili-milih dengan siapa ia mau melayani dan berkawan, sehingga talenta yang ia miliki tidak lagi bertujuan untuk pelayanan akan tetapi dijadikan sebagai alasan kebanggaan dan kesombongan.
Maria adalah pribadi yang sangat rendah hati di hadapan Tuhan baik ketika Elisabet memuji karena dia menjadi bunda Allah, dan di berkati di antara semua wanita. Maria tidak menunjukkan kesombongan sebagai reaksi pujian dari Elizabet sepupunya, tetapi justru menyanyikan kidung pujian kepada Tuhan dengan berkata “jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah Juruselamatku, sebab Ia memperhatikan kerendahan hamba-Nya”. Pujian yang di sampaikan Maria dalam pembacaan ini sebagai bentuk pengakuan yang tulus bahwa Tuhanlah yang telah merencanakan semuannya. Ia percaya bahwa bukan karena usahanya sehingga Tuhan memilih Dia tetapi karena Tuhan sendirilah yang berinisiatif memilih dan menetapkannya sebagai ibu dari Sang Juruselamat. Sadar akan kebaikan Tuhan, Maria kembali memuji Tuhan. Maria tidak membanggakan dirinya karena Ia percaya bahwa apa yang terjadi dengan diri-Nya semata-mata karena kasih Tuhan baginya.
Rendah hatilah selalu di hadapan Tuhan dan sesama. Jika kita berhasil mencapai kesuksesan angkatlah pujian kepada Allah, karena sesungguhnya Tuhanlah sumber segala yang kita miliki baik kemampuan, talenta pun kehidupan ini. Amin
Diposting tanggal 13 Dec 2019
