Bahan Khotbah Paskah Tanggal 1 April 2018 KEBANGKITAN KRISTUS MENYUKACITAKAN (Umposende Kamalimbangunan-Na Kristus)

Bahan Khotbah Paskah, Tanggal 1 April 2018
KEBANGKITAN KRISTUS MENYUKACITAKAN
(Umposende Kamalimbangunan-Na Kristus)

Bacaan Mazmur : Mazmur  98:1-9
Bacaan 1   : Yesaya 25:6-9
Bacaan 2   : 1 Korintus 15:1-11
Bacaan 3 : Markus 16:1-8 (Bahan Utama)
Nas Persembahan   : Mazmur 98:3
Petunjuk Hidup Baru : 1 Korintus 15:4

Tujuan:

  1. Jemaat memahami dan menyakini bahwa Yesus Kristus benar-benar bangkit

  2. Jemaat hidup menikmati kebangkitan dalam sukacita

Pemahaman teks:
Mazmur 98:1-9, Pemazmur mengajak seluruh bangsa untuk menyanyi dengan nynyian baru yang diiringi sorak–sorai dan dengan kecapi,nafiri, sangkakala. Oleh karena Allah telah melakukan perbuatan ajaib. Allah telah memperkenalkan keselamatan bagi bangsa-bangsa.

Yesaya 25:6-9 Yesaya menubuatkan suatu pesta sukacita atas keselamatan yang disediakan Tuhan bagi bangsa-bangsa. Pesta sukacita itu digambarkan sebagai pesta dengan makanan yang lezat; masakan yang yang gemuk dan anggur dengan kualitas tinggi (ayat 6). Tuhan akan meniadakan penderitaan untuk selamanya, mengoyakkan kain kabung dan meniadakan maut untuk selamanya. Ia akan menghapus air mata dan menjauhkan aib umatnya. (ayat 8). Pada akhirnya segala bangsa akan bersorak-sorai menyatakan sukacitanya menyaksikan keselamatan yang selama ini dinanti-nantikan.

1 Korintus 15:1-11, Paulus mengingatkan jemaat di Korintus bahwa mereka telah di selamatkan dalam Kesus Kristus yang telah bangkit itu. Bahwa kepercayaan mereka didasarkan pada kebangkitan Kristus. Kebangkitan Kristus itu adalah berita sukacita. KebangkitanNya telah dinyatakan sesuai kitab suci. Ia telah menampakkan diri kepada: Kefas, kedua belas muridnya, lebih dari lima ratus saudara, kepada Yakobus, kepada semua Rasul, dan juga kepada Paulus sendiri. Kebangkitan itulah yang mesti terus diberitakan kepada setiap orang  (makhluk).

Markus 16:1-8, Bahwa setelah lewat hari sabat, beberapa perempuan antara lain: Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Salome membeli rempah-rempah dan pergi ke kubur untuk meminyaki Yesus. Pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, mereka pergi ke kubur itu. Tetapi ketika mereka mendekat, ternyata batu penutup kubur itu sudah terguling. Mereka masuk ke kubur, namun Yesus tidak ada. Seorang malaikat memberitakan kepada mereka bahwa: “Yesus telah bangkit. Jangan takut, pergilah, katakan kepada Petrus dan murid-muridNya. Ia mendahului kamu ke Galilea. Di sana kamu akan melihat Dia”. Lalu dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Yesus sendiri melalui murid-muridNya memberitakan dari timur ke barat, berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan kekal itu.

Kolerasi antar teks:
Pemazmur mengajak seluruh bangsa-bangsa menyanyi dengan nyanyian baru yang diiringi musik. Sebab Allah telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib. Allah telah memperkenalkan keselamatan bagi bangsa-bangsa. (Maz.98:1-9). Yesaya menubuatkan karya Allah itu. Yesaya menggambarkan sebagai pesta sukacita. Dengan makanan yang bergemuk,dan anggur yang berkualitas tinggi. Allah akan meniadakan penderitaan dan maut. Seluruh bangsa akan bersorak-sorak menyaksikan keselamatan itu. (Yes.25:6-9). Keselamatan itu nyata dalam Yesus Kristus. Bahwa Mesias akan menderita, mati, dan bangkit pada hari yang ke-tiga sebagaimana yang disaksikan Kitab suci sebelumnya, kebangkitan Yesus juga telah disaksikan oleh Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, dan Salome (Mrk.16:1-8). Atas kebangkitan itulah jemaat meletakkan dasar imannya. Paulus mengingatkan jemaat di Korintus bahwa mereka telah diselamatkan dalam Yesus Kristus yang telah bangkit itu. Kebangkitan Kristus itu adalah berita yang menyukacitakan. Kebangkitan-Nya telah disaksikan oleh kitab suci. Ia telah menampakkan diri kepada Petrus, kepada kedua belas murid-Nya, kepada lebih dari lima ratus saudara, Yakobus, Paulus dan kepada seluruh Rasul. Kebangkitan yang menyukacitakan itu, mesti terus diberitakan (1 Korintus 15:1-11).

Pokok-pokok yang dapat dikembangkan

  1. Kubur yang kosong (1-4).  Setelah lewat hari sabat, Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Salome berangkat ke kubur membawa rempah-rempah (mur dan gaharu Yoh.19:39), Untuk meminyaki Yesus. Minyak mur dan minyak Gaharu biasa digunakan untuk membalsem mayat. (Alkitab Edisi studi hal. 1070). Pagi-pagi benar ketika mereka mendekat ke kubur ternyata batu besar penutup kubur itu telah terguling. Seorang malaikat telah turun dari sorga dan menggulingkan batu itu. (Mat.28:2). Keraguan mereka tentang siapa yang akan menggulingkan batu itu telah terjawab. Mereka sesungguhnya masih diliputi duka, takut dan heran melihat peristiwa itu, meski akhirnya mereka masuk ke dalam kubur. Kesedihan mereka bertambah karena mayat Yesus tidak ada. Kubur telah kosong. Mereka menyangka ada yang mengambil mayat Yesus (Yoh.20:2).
    Ilustrasi: Jelaskan perasaan anda jika hendak ke kubur untuk membersihkan kubur/patane, tetapi kubur telah terbuka, kosong dan tak ada lagi jenasah di dalamnya.
    Aplikasi: Kubur telah terbuka dan kosong, Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Salome juga bertambah sedih dan kebingungan. Minyak rempah-rempah yang telah disiapkan juga tidak dapat digunakan lagi. Kerelaan mereka pergi ke kubur pada pagi-pagi benar, persiapan rempah-rempah, kesedihan, dan keheranan adalah salah satu bentuk cinta kasih mereka pada Yesus Kristus. Tapi apakah perasaan kita mesti berakhir pada keheranan dan sedih karena kubur telah kosong? Apa yang menjadi wujud cinta kasih kita pada Kristus? Apakah harus bersedih dan menangis?.
  2. Petunjuk Malaikat. (5-7). Ketika mereka masuk ke dalam kubur, mereka melihat seorang muda (Malaikat). Wajahnya bagaikan kilat. dan pakaiannya putih bagaikan salju. (Mat.28:3). Mereka sangat terkejut. Tapi Malaikat itu menyapa mereka katanya: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret yang disalibkan itu. Ia telah bangkit. Ia tak ada disini. Sekarang pergilah, katakan kepada murid-muridNya dan kepada Petrus ia mendahului kamu ke Galilea. Di sana kamu akan melihat Dia. Seperti yang sudah dikatakan kepada kamu. Malaikat itu mengingatkan perkataan Yesus bahwa sesudah Ia bangkit, Ia akan mendahului mereka ke Galilea” (Mat 26:32). Malaikat meyakinkan mereka bahwa apa yang dikatakan Yesus itu sungguh benar terjadi. Sekarang Yesus benar-benar telah bangkit. Kubur sungguh telah kosong, jangan tinggal dalam kesedihan. Tapi pergilah!
    Ilustrasi: Seorang yang berada dalam kesedihan yang amat dalam lalu tiba-tiba ada yang datang memberi penguatan/penghiburan dan harapan
    Aplikasi: Betapa bahagianya para perempuan tadi. Sebab malaikat Tuhan membangunkan mereka dari rasa sedih, dan ketakutan serta kebingungannya. Kini mereka bertugas membawa berita sukacita kepada murid-murid dan Petrus, bahwa Yesus telah bangkit. Petunjuk Malaikat kepada para perempuan tadi juga dapat menjadi petunjuk bagi kita. Jangan tinggal dalam kesedihan tapi bangkit dan pergi beritakanlah berita sukacita itu, bahwa Yesus Kristus sungguh telah bangkit.
  3. Bertindak cepat (8), Mereka dengan cepat lari meninggalkan kubur itu. Lalu dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu melalui rasul-rasul Yesus sendiri memberitakan dari timur dan barat berita yang kudus, dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu. Karya Allah yang ajaib tentang keselamatan itu nyata dalam kebangkitan Yesus Kristus. Ini adalah berita sukacita untuk seluruh bangsa. (Hubungkan dengan Maz.98:1-9, nubuat Yesaya (Yes.25:6-9), serta iman orang percaya didasarkan pada kebangkitan Kristus (1 Kor.15:1-11).
    Ilustrasi: Pasukan bertindak cepat yang menyampaikan berita sukacita
    Aplikasi: Cepatlah bertindak. Jangan tinggal diam. Yesus sungguh bangkit. Inilah berita sukacita. Injil keselamatan yang tak terbinasakan. Sambutlah dengan sukacita dan sampaikan pula dengan sukacita bagi seluruh bangsa bahkan kepada seluruh makhluk (Mrk.16:15). Selamat paskah Tuhan memberkati.

 


Diposting tanggal 26 Mar 2018

Daftar Artikel

Matius 1:18-25 menuturkan riwayat kelahiran Yesus yang menegaskan bahwa kelahiran Yesus bukanlah has.....

Selengkapnya ..

Kalau kita menelusuri lebih jauh dan menyeluruh tentang wilayah Sulawesi Barat dimana pelayanan Gere.....

Selengkapnya ..

Mazmur yang kita baca pada saat ini mengajak semua makhluk dan ciptaan di bumi memuji nama TUHAN, ba.....

Selengkapnya ..

Mazmur 148:1-6, mengungkapkan mengenai penciptaan alam semesta dan segala isinya hanya oleh Tuhan. A.....

Selengkapnya ..

Maria adalah pribadi yang sangat rendah hati di hadapan Tuhan baik ketika Elisabet memuji karena dia.....

Selengkapnya ..

Tuhan menyatakan murka-Nya kepada bangsa Israel karena pengkhianatan mereka. Beratnya penderitaan ya.....

Selengkapnya ..

Demikianlah yang terjadi pada diri murid-murid Yohanes setelah mengetahui bahwa pelayanan Yesus tela.....

Selengkapnya ..

Dalam suratnya, rasul Paulus telah menyebut jemaat Galatia telah berlaku bodoh (psl.3:1) mengapa dem.....

Selengkapnya ..

Hal “tidak enak hati” juga ternyata di alami oleh raja Daud ketika ia telah merasakan ke.....

Selengkapnya ..

Sejak pertama kali umat Tuhan kembali ke Yerusalem, Bait Allah sudah mulai dibangun namun sayang ter.....

Selengkapnya ..

Dalam suatu penglihatan, Yehezkiel melihat sebuah sungai pemberi hidup yang mengalir dari Bait Suci......

Selengkapnya ..

Mujizat itu nyata. Hal itu sudah berlangsung sejak dulu. Dalam bacaan saat ini membuktikan tentang t.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...