Jumat 23 Maret 2018 (Pekan PI hari kelima) Yeremia 33:1-13 SETIALAH KEPADA TUHAN
Jumat 23 Maret 2018, Yeremia 33:1-13
(Pekan PI hari kelima)
SETIALAH KEPADA TUHAN
Salah satu karakter yang tidak mudah ditemukan dalam diri manusia adalah kesetiaannya. Jarang sekali orang yang tetap setia ketika apa yang diharapkan tidak seperti kenyataan. Orang biasanya mau setia jika ada upah. Begitu juga hidup kita kepada Tuhan, seringkali kita tidak setia. Hati kita mudah berubah.
Kehidupan dari Israel/Yehuda memiliki perjanjian yang kuat dengan Tuhan, oleh karena merupakan umat pilihan Tuhan. Dalam perjanjian tersebut Israel harus setia kepada Tuhan sehingga Tuhan pun akan setia kepadanya. Namun kenyataan menunjukkan bahwa Israel/Yehuda selalu mengikuti jalannya sendiri dan tidak setia kepada Tuhan. Dengan kata lain, mereka membatalkan secara sepihak perjanjian yang mereka buat dengan Tuhan. Akibatnya Israel/Yehuda terjerumus ke dalam berbagai kecelakaan dan penderitaan. Keadaan yang dihadapi ialah porak-porandanya Israel/Yehuda dalam peperangannya. Yerusalem, jantung hati kehidupan bangsa itu hancur berantakan. Untungnya ialah bahwa pihak Tuhan Allah dengan perjanjian Israel itu senantiasa setia memelihara dan menjaga perjanjian itu sebagai dasar kehidupan bangsa Israel/Yehuda. Maka Israel Yehuda harus kembali berpaling atau bertobat dan berseru kepada Tuhan.
Kita sebagai umat percaya dipanggil untuk mendekatkan diri kita kepada Tuhan dan setia kepada-Nya. Kita juga ditempatkan dalam perjanjian dengan Tuhan untuk memberitakan keagungan-Nya yang telah menebus kita dari kuasa maut. Kita dipanggil untuk senantiasa memelihara perjanjian dengan Tuhan dan setia melakukan kehendak-Nya. Salah satu bentuk kesetiaan kita kepada-Nya adalah melakukan Pekabaran Injil ataupun memberikan dukungan kepada orang-orang yang melakukan Pemberitaan Injil. Amin.
Diposting tanggal 19 Mar 2018
