Minggu 25 Maret 2018 Mazmur 45:11-18 APA YANG MENGIKATMU
Minggu 25 Maret 2018, Mazmur 45:11-18
APA YANG MENGIKATMU
Seorang ibu menyaksikan pernyataan imannya dalam hubungan dengan suami dan anak-anaknya. “Suami dan anak-anakku adalah orang nomor dua dalam hidupku, nomor satu adalah Tuhan-ku. Jika nomor dua hilang dari hidupku saya masih tetap memiliki nomor satu yang adalah sumber dari yang hilang itu.”
Mazmur ini berisi nasihat dan pujian kepada putri supaya melepaskan ikatan dengan bangsa dan keluarganya (ay 11.b) Hal ini penting sebab beberapa kali raja Israel jatuh ke dalam kekafiran atas pengaruh istri-istri mereka yang berasal dari luar bangsanya (bnd I Raj.11:1-13). Raja sekarang adalah “tuannya” yang berkuasa atasnya. Hendaknya putri menunjukkan kerendahan hati untuk sujud kepadanya (ay 12.b). Putri tidak hanya diberi nasihat, tetapi juga disanjung (ay 14-16). Ada pernyataan yang mengandung janji dan membangkitkan harapan calon permaisuri untuk mengambil bagian dalam kehormatan yang diberikan kepada raja; baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri (ay 13). Orang-orang akan datang membawa persembahan kepada raja baik berupa pengakuan maupun untuk mengambil muka.
Mazmur ini menggambarkan Kristus sebagai Raja dan putri adalah umat TUHAN yang setia. Setiap orang percaya harus melepaskan diri dari ikatan-ikatan apapun di dunia ini (bnd. Mrk.10:29,30) supaya berkenan kepada Kristus. Kristus sudah datang menyatakan kasih karunia Allah untuk menyelamatkan semua manusia (Tit.2:11). Sungguh, “tereloklah Dia di antara anak-anak manusia.” Dia datang untuk mengikat suatu perjanjian kasih dengan umat manusia. Ikatkanlah dirimu dan sujudlah hanya kepada-Nya. Amin
Diposting tanggal 19 Mar 2018
