Senin, 19 April 2020 Mazmur 114:1-8 MERAYAKAN KEBAIKAN TUHAN Umpakaraya Kamasokanan-Na Puang Matua
Senin, 19 April 2020 Mazmur 114:1-8
MERAYAKAN KEBAIKAN TUHAN
Umpakaraya Kamasokanan-Na Puang Matua
Setiap orang ataupun kelompok, memiliki cara tersendiri untuk merespons hal-hal yang dianggap penting dalam perjalanan hidupnya, entah dengan cara berdoa ataupun dengan cara berkumpul sambil merayakan hal-hal yang dianggap berkesan.
Mazmur 114 merupakan respons terhadap cara Tuhan yang bekerja dalam hidup umat-Nya ketika mereka masih hidup dalam perjalanan di padang gurun. Umat Tuhan bersukacita mengenang bagaimana TUHAN melakukan keajaiban selama empat puluh tahun di padang gurun yang gersang dan kering. Laut tunduk terhadap-Nya bahkan lari meninggalkan diri (ay.3). Selain itu arus sungai Yordan berhenti mengalir lalu berbalik ke hulu (ay.3b). Lebih dari itu, pemazmur mengatakan bahwa gunung-gunung dan bukit-bukit pun melompat-lompat seperti domba jantan (ay.4), bahkan gunung batu dibuatnya menjadi kolam air dan batu yang keras menjadi mata air (ay.8).
Keajaiban-keajaiban Tuhan kepada umat-Nya sangatlah terbukti. Jika terhadap umat-Nya Allah sanggup melakukan keajaiban yang sedemikian besar (ay.7), maka diluar batas kemampuan kita Allah sanggup mengatasi masalah dan pergumulan kita. Bagi Allah tidak ada masalah yang terlalu besar untuk diselesaikan ataupun terlalu kecil sehingga tidak mendapat perhatian tetapi dalam kuasa-Nya Dia selalu menunjukkan keajaiban yang tak dijangkau oleh pikiran manusia. Dari sini kita dapat belajar bahwa masalah apapun yang menjadi beban kehidupan kita, maka pendekatan pertama yang hendak kita lakukan adalah, membawa seluruh rangkaian kehidupan kita untuk dipercayakan kepada Allah. Karena itu, yakinlah bahwa keberserahan kepada Tuhan akan mendatangkan sukacita.
Diposting tanggal 15 Apr 2020
