MENJADI KAYA UNTUK MELAYANI (Dipasugi' la ma' kamaya)

Bahan Khotbah Minggu Ke-3, 15 Januari 2017

MENJADI “KAYA” UNTUK MELAYANI

(Dipasugi’ la ma’kamaya)

 

Mazmur Mazmur 40:1-11
Bacaan 1 Yesaya 49:1-7
Bacaan 2 1 Korintus 1:1-9 (Bahan Utama)
Bacaan 3 Yohanes 1:29-42
Nas Persembahan Mazmur 96:8
PHB Yesaya 49:4

 

Tujuan:

1.  Jemaat memahami bahwa mereka telah diperkaya di dalam Kristus.

2.  Jemaat meyakini bahwa kekayaannya bertujuan untuk melayani.

 

Pemahaman Teks

Jemaat Korintus adalah salah satu jemaat yang berdiri atas hasil pemberitaan Injil dari Paulus. Dari sekian jemaat yang yang berdiri dari hasil pemberitaan Injil dari Paulus Jemaat inilah yang paling menjanjikan bagi Paulus karena berada ada di pusat kota Korintus. Namun sebaliknya, Jemaat inilah yang juga paling merepotkan Paulus. Salah satunya ialah, karena di antara mereka, terdapat perselisihan yang mengancam keutuhan jemaat. Berita itu diterima Paulus dari keluarga Kloe”. Perselisihan itu terjadi di antara para tokoh-tokoh jemaat. Perselisihan terjadi karena timbulnya kelompok-kelompok yang “mengidolakan” tokoh-tokoh yang pernah melayani mereka dalam pemberitaan Injil. Peng“idola”an itu tentu dengan bermacam-macam alasan berdasarkan kelebihan-kelebihan dari tokoh tersebut. Kelompok-kelompok itu ialah kelompok Paulus, Apolos, Kefas (Petrus) dan Kristus.

Sebagai pendiri jemaat, Paulus merasa bertanggungjawab memberi nasihat kepada jemaat di Korintus agar mereka tetap utuh sebagai sebuah persekutuan umat Allah yang telah di tebus oleh Kristus. Paulus menasihati mereka supaya tetap seia sekata, bersatu dan sehati sepikir (10). Oleh karena itu, Paulus secara terus terang menjelaskan kepada mereka bahwa Pauluslah yang mendirikan jemaat, Apolos berperan dalam pertumbuhan jemaat “menanam” dan “menyiram” (3:6), dan Petrus pernah melayani mereka namun Allahlah yang memberi pertumbuhan. Di luar kelompok itu, juga ada yang menjadikan Kristus sebagai idolanya (1:12). Melalui surat Korintus inilah, Paulus menegaskan bahwa nilai yang mempersatukan sebagai umat Allah bukan pada nilai-nilai tertentu misalnya budaya Yunani atau nilai-nilai lain yang berkembang pada waktu itu di Korintus melainkan Kristus. Hal yang sama juga berlaku bagi Gereja Toraja bukanlah nilai-nilai dalam kebudayan Toraja atau nilai-nilai modern yang menjadi dasar yang mempersatukan jemaat melainkan Kristus sendiri melalui karya-Nya di kayu salib. Dasar berdirinya sebuah jemaat ialah Yesus Kristus itu sendiri. Komunitas ini berdiri karena respons mereka terhadap karya Allah di dalam Yesus Kristus (3:11). Dasar inilah yang ditegaskan di dalam pengakuan Gereja Toraja bahwa dasar berdirinya Gereja Toraja ialah Yesus Kristus itulah Tuhan dan juruselamat (mukadimah PGT).

Karya Kristus yang luar biasa itulah yang merupakan kekayaan Allah yang terdalam yang tidak bisa dibandingkan dengan kekayaan apapun. Kekayaan itu ialah penebusan mereka dari dosa dan kesalahan. Karya Allah ini melampaui apapun di dunia ini. Justru melalui kekayaan Allah yang sudah dianugerahkan-Nya di dalam Kristus inilah yang memungkin mereka menikmati kekayaan-kekayaan lain termasuk dalam segala perkataan, dan segala pengetahuan. Kekayaan yang diperoleh di dalam Kristus ini lebih dari cukup untuk hidup tanpa cacat dan cela dalam menjalani kehidupan beriman di dunia ini sampai pada kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali (1 Kor. 1:4-9).

Kekayaan kemurahan Allah yang menyelamatkan sebagaimana dialami dan dinikmati oleh orang Korintus itulah yang sebenarnya juga diungkapkan oleh Pemazmur dan para nabi sebelumnya. Kemurahan Allah yang tak terhingga itu diungkapkan oleh Pemazmur melalui pengalaman hidupnya ketika ia mengalami keterpurukan dan kejatuhan yang mendalam. Ia melukiskan seperti berada di dalam lumpur rawa (mungkin jatuh dalam dosa). Dalam kejatuhan yang mendalam itulah ia tak henti-hentinya berseru kepada Allah dan terus menanti-nantikan Tuhan. Penantiannya itu akhirnya dijawab oleh Allah. Pertolongan Allah yang yang luar biasa itulah yang mendorong dia tiada henti menaikkan syukur kepada Allah (Maz. 40:1-11).

Nubuatan akan Kemurahan Allah yang luar biasa di dalam Kristus itu jauh sebelumnya diungkapkan oleh Nabi Yesaya. Nabi Yesaya yang melukiskan bagaimana peran hamba Tuhan yang akan dipakai oleh Tuhan secara luar biasa. Hamba ini mengakui bahwa ia telah dipilih oleh Allah sejak dalam kandungan untuk mengemban misi dari Allah. Pemilihan kepadanya dengan sebuah tugas yang sangat besar yakni mengembalikan Israel kepada Allah. Tidak hanya itu hamba ini pun tidak hanya diserahi tugas menegakkan dan mengembalikan Israel kepada Allah tetapi juga menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan dari Allah sampai ke ujung bumi. Sekalipun penuh dengan tantangan tetapi penyertaan Allah menjadi jaminan dalam menunaikan misi tersebut (Yes.49:1-7).

Injil Yohanes menyaksikan hal yang sama mengenai Yesus. Menurutnya Yesus inilah yang akan menjadi anak domba Allah yang menghapus dosa dunia. Keyakinannya akan Yesus bahwa dialah yang dipilih dan ditentukan oleh Allah menyelamatkan manusia berdosa. Dialah yang akan menganugerahkan kekayaan yang tiada duanya yaitu keselamatan dari dosa dan kesalahan umat manusia. Bukan tanpa alasan jika Yohanes menunjuk bahwa Dialah yang ditentukan oleh Allah karena ia sendiri menyaksikan langsung peristiwa yang luar biasa ketika Yesus dibabptis di sungai Yordan. Pada waktu pembaptisannya Yesus dipenuhi Roh Kudus dalam bentuk burung merpati turun dari surga. Fakta ini membuat Yohanes yakin bahwa Yesuslah Anak Allah (Yoh.1:29-42).

 

Pokok-pokok pikiran yang dapat dikembangkan

Pertama, kesadaran akan kesatuan dalam Kristus merupakan dasar yang kuat dalam membangun persaudaraan yang tulus sebagai umat Allah. Perbedaan-perbedaan yang ada tentu tidak bisa disepelehkan namun harusnya dilihat sebagai kekayaan yang dapat dikelola dengan baik untuk menumbuhkan persekutuan yang dinamis, inovatif dan kreatif dari waktu ke waktu. Juga tidak bisa dihindarkan dalam persekutuan jemaat karena ada saja warga jemaat yang mengidolakan pemimpin-pemimpin tertentu karena kemampuan dan kelebihan-kelebihan tertentu yang menonjol yang dimilikinya. Namun harus selalu diingatkan bahwa talenta-talenta ataupun karunia-karunia tertentu yang dimiliki oleh pemimpin termasuk warga jemaat bersumber dari Allah sendiri dengan tujuan untuk membangun persekutuan di dalam jemaat. Oleh karena itu, selalu harus dijaga jangan sampai terjadi penonjolan diri dan pengkultusan pemimpin-pemimpin tertentu dalam jemaat karena bila hal itu terjadi maka bisa menimbulkan perpecahan dalam jemaat.

Kedua, persekutuan jemaat harus selalu menyadari dan mengakui bahwa persekutuan ini ada karena karya Allah di dalam Yesus Kristus. Pemahaman ini seyogianya menyadarkan setiap pemimpin dan warga jemaat bahwa dasar membangun persekutuan ialah Kristus sendiri. Jika ada keinginan-keinginan kelompok tertentu dalam jemaat yang ingin menonjolkan diri dan kelompoknya melampaui Kristus maka perlu dinasehati agar tetap menyadari bahwa Kristus saja yang menjadi dasar kita menjalin relasi satu dengan yang lain dan juga dengan merujuk pada pola yang yang Ia telah tunjukkan dalam kerendahan kita bisa membangun keutuhan persekutuan sebagai umat Allah. Dengan demikian maka hanya Dia saja yang harus ditinggikan dalam persekutuan jemaat.

Ketiga, karya Allah yang telah dianugerahkan Allah dalam Kristus itu sangat luar biasa. Karya Allah itu tidak hanya menyangkut kehidupan kekal tetapi juga dalam berbagai hal. Melalui Dia kita telah diperkaya dalam segala hal termasuk dalam segala macam perkataan dan pengetahuan sehingga kita tidak kekurangan dalam satu karunia pun. Kekayaan yang telah kita peroleh di dalam Kristus tersebut bukan untuk diri kita sendiri melainkan tujuan Allah memperkaya kita ialah supaya memperkaya juga orang lain. Usaha membagikan kekayaan akan karya Kristus yang telah kita nikmati tersebut bisa dilakukan dalam persekutuan jemaat maupun dalam relasi dengan orang lain. Usaha membagikan kekayaan Kristus yang telah kita alami dalam persekutuan diharapkan dapat meminimalisasi dan jika perlu menghilangkan potensi perselisihan dan perpecahan dalam persekutuan. Usaha yang sama juga dilakukan kepada orang lain dengan harapan orang lain juga merasakan dan menikmati kekayaan karya Kristus sehingga mereka pun mengakui bahwa Yesus Kristus itulah Tuhan dan Juruselamat.

Aplikasi : Pertama, bentuk rasa syukur atas anugerah keselamatan di dalam Kristus seharusnya dirasakan dalam persekutuan jemaat. Wujud syukur itu dinampakkan melalui upaya membangun kehidupan bersama yang saling menopang satu di antara yang lain tanpa penonjolan diri antara yang satu dengan yang lainnya. Dengan berdasar pada karya Kristus yang telah memperkaya hidup jemaat itulah menjadi pondasi dalam membangun persekutuan umat Allah Yang utuh; persekutuan yang seia sekata dan sehati sepikir. Kedua, kesadaran akan anugerah keselamatan yang telah dianugerahkan oleh Allah di dalam Kristus adalah kekayaan yang tidak ada duanya dibandingkan kekayaan yang ditawarkan oleh dunia ini mendorong kita untuk melayani siapun termasuk membagikan kekayaan anugerah keselamatan di dalam persekutuan jemaat dan juga kepada semua orang yang belum menemukan kekayaan sejati tersebut.


Diposting tanggal 29 Dec 2016

Daftar Artikel

Pemazmur mengajak bangsa Israel untuk bersyukur kepada Tuhan dan menyerukan nama-Nya karena pemazmur.....

Selengkapnya ..

Ia te pa’basan dipamanassa kumua Puang Matua la mendadi To mangra’ta’ la ma’.....

Selengkapnya ..

Melalui nabi Yehezkiel Tuhan menyampaikan Firman-Nya untuk menegur gembala-gembala atau pemimpin-pem.....

Selengkapnya ..

Yehezkiel dipanggil ke wilayah pembuangan untuk menyampaikan firman Allah kepada umat Israel yang se.....

Selengkapnya ..

Hari ini kita mendengar tentang Israel disebut anak sulung Tuhan yang mesti beribadah kepadaNya. &r.....

Selengkapnya ..

Dalam konteks PL seperti kitab keluaran, tanda perjanjian Allah dengan umatNya ialah darah korban(do.....

Selengkapnya ..

1 Petrus 2:18-25 berisi peringatan Rasul Petrus tentang panggilan hidup orang Kristen, bahwa orang K.....

Selengkapnya ..

1 Petrus 1:13-25 merupakan ajaran mengenai respons yang diharapkan sebagai anak-anak Tuhan. Dalam pe.....

Selengkapnya ..

Paulus menegaskan bahwa Yesus dibangkitkan sebagai yang sulung dari yang meninggal (ay.20). Yesus ad.....

Selengkapnya ..

Paulus dengan tegas memberikan kesaksian tentang kebangkitan orang mati. Hal itu disampaikan kepada .....

Selengkapnya ..

Mazmur 114 merupakan respons terhadap cara Tuhan yang bekerja dalam hidup umat-Nya ketika mereka ma.....

Selengkapnya ..

Daud mengalami masalah dan berharap lepas dari masalah itu. Lalu apa yang ia lakukan? Ia berdoa kepa.....

Selengkapnya ..

Cari Artikel

Kategori Artikel

Bahan renungan yang dapat dijadikan bahan Saat Teduh, disadur dari tulisan para pendeta Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Renungan Harian
Khotbah Pendeta-pendeta dalam Gereja Toraja
Tampilkan Artikel Khotbah
Humor Rohani yang dapat membuat anda tertawa dan disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Humor Rohani
Kisah dan cerita inspiratif yang dapat dijadikan ilustrasi dalam khotbah, disadur dari berbagai sumber
Tampilkan Artikel Ilustrasi
Tulisan, Uraian, dan teks-teks, diseputar masalah-masalah Teologia
Tampilkan Artikel Teologi
Buku-buku teologi dalam bentuk digital, yang dapat menambah wawasan berteologi.
Tampilkan Artikel Literatur Digital
Bahan-bahan Khotbah Ibadah Hari Minggu, Hari Raya Gerejawi dan Ibadah Rumah Tangga Gereja Toraja yang disadur dari Buku Membangun Jemaat
Tampilkan Artikel Membangun Jemaat

Artikel Terbaru

Membangun Jemaat

Bahan Khotbah Minggu Ke-50 ...

Yohanes 1:1-9; 19-28 menguraikan bahwa dalam ayat ...

Renungan Harian

Senin, 14 Desember 2020 E ...

Kadanna Puang nakua, batta’komi lan Puang si ...

Khotbah

Memuliakan Allah Dengan Ka ...

Dalam Injil Yohanes, waktu kematian itu adalah wak ...

Teologi

Gereja Toraja dan Misinya ...

Sebagai lembaga gereja yang cukup besar di daerah ...

Literatur Digital

Doa Sang Katak 1 ...

Meskipun hati manusia merindukan Kebenaran, tempat ...

Ilustrasi

Jangan Cepat Menghakimi .. ...

Sebenarnya Pemuda Kaya ini membeli sebuah karcis k ...

Humor Rohani

Doa Yang Tulus ...

Suatu hari seorang anak sekolah minggu dengan terg ...