Kamis, 24 Oktober 2019 Yoel 1:1-13 BERHIKMAT MERESPON HAL-HAL TAK TERDUGA (Kinaa untingayo a’gan tangdikapang)
Kamis, 24 Oktober 2019 Yoel 1:1-13
BERHIKMAT MERESPON HAL-HAL TAK TERDUGA
(Kinaa untingayo a’gan tangdikapang)
Beberapa waktu yang lalu, portal berita Kareba Toraja mengabarkan rencana sekelompok masyarakat di Rembon melaksanakan ritual pengkalossoran terkait bencana alam yang menimpa mereka. Ritual ini adalah cara nenek moyang orang Toraja merespons secara spiritual hal-hal buruk, misalnya bencana, yang mereka alami. Gereja menanggapi positif rencana ini dengan menolong mereka yang sebagian besar adalah anggota Jemaat melakukannya secara kristiani.
Kitab Yoel memberi gambaran tentang perlunya merespons peristiwa di sekitar kita secara spiritual. Israel sedang mengalami bencana nasional. Wabah belalang melanda seluruh negeri (ay.1). Tanaman-tanaman yang menjadi sumber kebutuhan pokok habis oleh belalang. Tidak ada gandum dan anggur (ay.2-7). Imbasnya, petani tidak berdaya dan para imam tidak punya apa-apa untuk korban sajian dan curahan (ay.9-12). Seluruh Israel seolah lumpuh. Yoel meminta Israel berkabung atas peristiwa ini. Ia meminta tua-tua memperhatikan apa yang terjadi untuk menjadi pembelajaran bagi generasi Israel.
Sangat penting memaknai secara spiritual segala hal yang terjadi di sekitar kita. Ini menjadi pengakuan kita bahwa Allah memakai banyak cara untuk mendidik anak-anak-Nya. Tugas kita adalah belajar mengenali maksud Allah di balik peristiwa yang kita alami untuk semakin bijaksana menjalani hidup dalam keutuhan dengan seluruh ciptaan. Amin
Diposting tanggal 16 Oct 2019
