Rabu, 23 Oktober 2019 Yeremia 50:1-5 MENGENALI TANDA KEHADIRAN TUHAN (Umpemaranga tanda kama’diorenanna Puang)
Rabu, 23 Oktober 2019 Yeremia 50:1-5
MENGENALI TANDA KEHADIRAN TUHAN
(Umpemaranga tanda kama’diorenanna Puang)
Pendeta sering di identikan dengan kendaraan, misalnya sepeda motor yang sering di gunakannya dalam pelayanan. Kehadirannya di suatu tempat di cirikan melalui keberadaan sepeda motor tersebut. Karena itu akan sering kita temukan uangkapan seperti ini, oh, na tae pandita kutiro na den motoro’na di parkir inde to dio. Dalam hal ini, keberadaan motor tidak lagi penting karena fokusnya ada pada sang pendeta.
Yeremia 50:1-5 menjadi berita sukacita bagi bangsa Israel di pembuangan. Sebuah bangsa besar dari Utara, Persia, akan menyerang dan menghancurkan Babel (ay.1-3). Ini sekaligus menjadi harapan kebebasan bagi bangsa Israel. Hal yang menarik adalah fakus dari berita sukacita ini. Bangsa Israel tidak peduli seperti apa kekuatan Persia dan kelemahan Babel. Bagi mereka, keberadaan Persia adalah tanda kehadiran Tuhan. Allah tidak diam atas penderitaan mereka. Israel (Utara dan Selatan) akan berkumpul kembali dan mereka akan berada di Sion menyembah Tuhan selama-lamanya (ay.4-5).
Dalam berbagai persoalan hidup, kadangkala kita merasa Tuhan itu sangat jauh. Hari ini kita di ingatkan bahwa Tuhan tidak pernah jauh. Ia selalu ada dan sangat dekat dengan kita. Hanya saja, kita butuh kepekaan memahami tanda kehadiran-Nya. Israel, misalnya, melihat tanda itu lewat bangsa Persia. Belajarlah mengenali tanda kehadiran-Nya karena sesungguhnya Ia tidak pernah jauh. Amin
Diposting tanggal 16 Oct 2019
