Selasa, 05 Nopember 2019 Habakuk 3:1-6 ALLAHKU DAHSYAT Inang matande Puangku
Selasa, 05 Nopember 2019 Habakuk 3:1-6
ALLAHKU DAHSYAT
(Inang matande Puangku)
Ungkapan: “tanpa Tuhan saya tidak dapat berbuat apa-apa” seharusnya menjadi ungkapan setiap orang percaya. Ungkapan tersebut akan menjadikan seseorang tidak mengandalkan diri sendiri melainkan hanya mengandalkan Tuhan. Mengapa? Karena Tuhanlah yang sanggup melakukan segala perkara besar dalam hidup setiap umat-Nya.
Keagungan Tuhan dilihat, disaksikan dan diungkapkan oleh Nabi Habakuk. Habakuk telah melihat betapa Tuhan telah menyatakan keagungan-Nya melalui pekerjaan-Nya yang telah menyelamatkan. Dalam doanya Habakuk menyatakan pengakuannya di hadapan Tuhan bahwa Tuhan telah melakukan pekerjaan yang besar dalam hidup umat-Nya. Dalam doanya pun Habakuk memohon kepada Tuhan supaya pekerjaan-pekerjaan Tuhan itu tetap dinyatakan-Nya, dan memperlihatkan kepada umat-Nya bahwa sekalipun Ia murka tetapi Allah tetap mengasihi umat-Nya (ay.1). Habakuk pun mengingat kembali tindakan Allah pada waktu lampau (ay.3-6). Dalam tindakan-Nya terpancar kekudusan dan keagungan (ay.3), serta dampak dahsyat terhadap alam (ay.4-6). Dari Teman (Selatan) Allah melepaskan Israel dari perbudakan mesir dan dengan kuasa-Nya, Ia menuntun mereka menyeberangi laut Teberau, melintasi padang gurun dan mengalahkan para musuh umat-Nya.
Dengan kedahsyatan yang telah diperlihatkan-Nya itu, semestinya membuat setiap umat-Nya selalu rendah hati mengakui bahwa hanya Tuhanlah Allah, Dialah yang diandalkan dalam setiap perjalanan hidup ini. Juga menjadi kesempatan untuk memberitakan pekerjaan-pekerjaan-Nya yang hebat itu. Karena itu tetaplah bersyukur kepada-Nya bahwa apapun yang terjadi Dia tetap memberi kekuatan (ay.17-19). Amin
Diposting tanggal 31 Oct 2019
