Sabtu, 21 Juli 2018 Yeremia 12:1-13 ADILKAH ALLAH
Sabtu, 21 Juli 2018 Yeremia 12:1-13
ADILKAH ALLAH
Pernahkan saudara mengeluh ketika ditimpa masalah, sementara orang lain tampak baik-baik saja? Apalagi jika kita melihat bahwa orang yang baik-baik keadaannya itu adalah orang yang tidak bisa digolongkan sebagai orang yang tekun beribadah, bahkan sering melakukan hal yang tidak baik. Sementara itu kita menilai bahwa diri kita, adalah sebagai orang yang tekun beribadah dan berharap kepada Tuhan.
Keluhan seperti ini pernah disampaikan Yeremia kepada Tuhan, ditengah penderitaannya bersama seluruh umat Israel. Dikatakan: Mengapakah mujur hidup orang-orang fasik, sentosa semua orang yang berlaku tidak setia? Engkau membuat mereka tumbuh, dan mereka pun juga berakar, mereka tumbuh subur dan menghasilkan buah juga (ayat 1,2). Sekalipun demikian, Yeremia segera menyampaikan jawaban Tuhan: Mereka telah menabur gandum, tetapi yang dituai adalah semak duri; mereka telah bersusah payah, tetapi usaha mereka tidak berguna; mereka malu karena hasil yang diperoleh mengakibatkan murka dari TUHAN yang menyala-nyala." Jadi, hendak ditegaskan bahwa keberadaan orang-orang yang demikian hanyalah bersifat sementara, sedang janji Allah kekal adanya.
Ketika kita merasakan hal yang sama dalam kehidupan ini, sebaiknya tidak terburu-buru membandingkan kehidupan pribadi dengan orang lain, apalagi jika diikuti dengan keluhan karena pembandingan sesaat. Keyakinan kita harus digantungkan sepenuhnya pada perjanjian Allah sama seperti Perjanjian Allah kepada orang Israel dalam Alkitab. Sekalipun mereka pernah memberontak, namun janji pemulihan tetap diberikan kepada mereka, asalkan bertobat dan memperbaiki kehidupan. Karena itu, tetaplah percaya bahwa dalam menjalani kehidupan kita, amatlah penting untuk tetap memegang teguh janji Tuhan sebagai janji yang tetap peduli kedalam kehidupan kita. Amin
Diposting tanggal 16 Jul 2018
